Pasuruan, Kabarpas.com – Bertepatan 7 hari Almarhum KH.Zainuddin Jazuli, Pemkot Pasuruan mengadakan doa dan tahlil bersama ulama dan habaib Kota Pasuruan. Acara diawali dengan pembacaan sholawat yang dipimpin Habib Ahmad bin Idrus Al Habsyi. Doa dan tahlil dipimpin Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, ketua DPRD Ismail, perwakilan Dandim, KH. Nailurrokhman, KH. Idris Hamid, KH. Chalim Mas’ud, KH. Asy’ ary Mahfudh, KH. Abdulloh Sodiq (MUI) dan Kepala Perangkat Daerah. Acara berlangsung di Pendopo Surga-surgi, Kamis (15/7/2021).
Doa dan tahlil dilaksanakan secara virtul yang diikuti 40 ulama, kyai dan habaib serta masyarakat Kota Pasuruan sekitar 200 orang. Pada kesempatan ini Gus Ipul, menyampaikan pertemuan ini suatu kesempatan yang luar biasa bisa bertemu dengan habaib, dan kiai.
“Mari kita sekaligus berdoa secara khusus untuk almarhum KH.Zainuddin Jazuli dan juga para habaib, para kyai, para ulama yang telah mendahului kita, dan juga khususnya segenap orang tua kita yang telah mendahului kita, doakan dan untuk kita secara umum berdoa untuk Bangsa Indonesia untuk Jawa Timur Kota Pasuruan, mudahan Allah swt memberikan pertolongan di tengah kesulitan bersama ini,” ucapnya.
“Penularan covid-19 memang cukup tinggi dan setiap hari ada yang wafat, saat ini ekonomi tidak bisa bergerak ada pembatasan2 yang semua itu dimaksudkan untuk memotong penularan, menekan kematian karena covid-19. Pemerintah bekerja keras sesuai dengan ukuran yaitu dengan pendekatan kesehatan dengan tracking, testing, treatmen dan PPKM Darurat,” sambung Gus Ipul.
Lebih lanjut disampaikan pada acara doa dan tahlil yang pertama KH. Abdulloh Sodiq (MUI) menyampaikan pesan ulama itu adalah sosok yang harus diikuti, derajat yang paling tinggi setelah Rasulullah dan Nabi adalah ulama.
Sedangkan Gus Amak menyampaikan spirit optimisme selama menghadapi musibah pandemi, menciptakan rasa kerja sama dan percaya agar program pemerintah bisa berjalan dan harus menerima ketentuan Allah swt.
“Tetap jaga diri, tetap sehat wal afiat, jaga protokol kesehatan dan ikuti kebijakan pemerintah,” terangnya.
Acara diakhiri dengan pembacaan doa KH. Idris Hamid. (ajo/gus).

















