Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 31 Jan 2022

Hadiri Pengukuhan PBNU, Gus Yaqut: Kontribusi Positif NU untuk Bangsa Perlu Terus Dijaga


Hadiri Pengukuhan PBNU, Gus Yaqut: Kontribusi Positif NU untuk Bangsa Perlu Terus Dijaga Perbesar

Kalimantan, Kabarpas.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas turut menghadiri pengukuhan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022-2027 di Balikpapan. Pada pengukuhan yang bertepatan dengan usia NU ke-96 tahun itu, Menag Yaqut menaruh harapan besar agar organisasi kemasyarakatan Islam terbesar ini terus menebarkan kiprah positif kepada bangsa Indonesia.

“Tidak diragukan lagi NU selama ini banyak berkontribusi terhadap persatuan dan pembangunan bangsa. Kementerian Agama berharap agar relasi positif ini terus terjaga dan lebih baik di masa depan,” ujar Menag Gus Yaqut usai acara pengukuhan di Balikpapan, Senin (31/1/2022).

“Kontribusi positif NU untuk bangsa perlu terus dijaga,” sambungnya.

Menag Yaqut optimistis, PBNU di bawah kepemimpinan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Tanfidziyah akan mampu melanjutkan kiprah NU selama ini. Meski diakui tantangan yang dihadapi organisasi makin kompleks dan luas, namun dengan dukungan kader-kader potensial serta program yang terukur, NU akan bisa melewati kondisi zaman dengan baik.

Menag mengungkapkan, NU dengan Kementerian Agama selama ini juga sudah membangun banyak program yang strategis, seperti penguatan moderasi beragama, pemberdayaan pesantren agar lebih mandiri, pembinaan juru dakwah atau penyuluh agama dan afirmasi terhadap para santri. Ke depan, Menag berharap, kerjasama yang sudah terbangun dengan baik ini terus ditingkatkan dalam kerangka menciptakan sumber daya manusia yang religius, cerdas, sekaligus memiliki cara pandang hidup yang moderat. Dengan modal moderat ini, maka Menag yakin kerukunan beragama di Indonesia akan kian kokoh dan toleransi terwujud dengan baik.

“Di tengah disrupsi, baik pandemi Covid dan digital saat ini, ada tantangan lain yang perlu dihadapi oleh NU, yakni bagaimana menyiapkan sebanyak mungkin kader-kadernya agar lebih responsif terhadap teknologi dan situasi sosial sekitarnya. Bagi Kemenag, NU juga menjadi salah satu motor utama penguatan toleransi bangsa melalui prinsip-prinsip perjuangannya selama ini seperti tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal,” tandasnya. (dit/ida).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Trenggalek Tuntaskan Pembahasan Raperda PAPBD 2026, Berikut Ringkasannya

4 September 2026 - 15:02

Dua Ranperda Disetujui Jadi Perda, Ketua Pansus III DPRD Trenggalek Harap Perbup Segera Dituntaskan

4 September 2026 - 12:00

Pelapor Jalani Pemeriksaan, Polisi Dalami Dugaan Penyimpangan BBM Bersubsidi di Jombang

3 September 2026 - 13:41

DPRD Trenggalek Paripurnakan Nota Keuangan Raperda APBD Perubahan TA 2026

3 September 2026 - 11:53

Fraksi-Fraksi DPRD Trenggalek Tanggapi Dua Raperda, Dana Cadangan Pilkada 2029 Dianggarkan Bertahap

2 September 2026 - 19:16

Polres Jombang Tangkap Pelaku Pembacokan dan Pembakar Sepeda Motor di Pasca Ijasah Kubro

2 September 2026 - 09:23

Trending di KABAR NUSANTARA