Jember, Kabarpas.com – Sebanyak 13.000 anggota Laskar Sholawat Nusantara (LSN) diperkirakan memadati Alun-Alun Jember pada Minggu (8/11/2026). Mereka akan mengikuti Apel Sholawat Akbar yang menjadi puncak peringatan Milad ke-7 organisasi masyarakat di bidang dakwah tersebut.
Tak sekadar menjadi perayaan hari jadi, agenda ini juga akan dirangkai dengan pelantikan pengurus LSN mulai tingkat pusat, cabang, hingga anak cabang. Selain itu, kegiatan tersebut akan diisi dengan doa bersama untuk kejayaan, kedamaian, dan persatuan Republik Indonesia.
Ketua Panitia Milad ke-7 LSN, Agus Nur Yasin mengatakan, kegiatan akan berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 16.00 WIB. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di Dira Argopuro, Jember, Minggu (1/11/2026) malam.
“Milad LSN ini insyaallah akan kita laksanakan pada tanggal 8 November 2026. Kegiatan utamanya adalah Apel Sholawat Akbar yang dirangkai dengan pelantikan DPP, DPC, PAC LSN Kabupaten Jember, serta doa bersama untuk kejayaan, kedamaian, dan kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, peserta kegiatan berasal dari jajaran pengurus DPP, DPC, PAC, hingga pengurus ranting dan Srikandi LSN. Panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 13.000 orang.
Besarnya jumlah peserta tersebut membuat panitia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di sekitar Alun-Alun Jember. Sebab, kegiatan diperkirakan berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
“Sehingga kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jember, terutama pengguna jalan yang nanti melintas di seputaran Alun-Alun Kabupaten Jember jika acara kami mengganggu ketertiban dan suasana alun-alun yang insyaallah macet,” tuturnya.
Agus menambahkan, rangkaian kegiatan akan diawali dengan registrasi peserta dan bakti sosial. Panitia juga menyiapkan pemeriksaan kesehatan bagi pengurus LSN, mulai tingkat pusat hingga ranting.
Sebelum acara inti, masing-masing Srikandi LSN dari berbagai kecamatan di Jember akan menampilkan karya seni. Penampilan tersebut menjadi bagian dari ekspresi kreativitas sekaligus penyemangat para pengurus Srikandi.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang rencananya disampaikan Dewan Pembina LSN, Habib Hadi Aseri. Sekitar pukul 15.00 WIB, panitia menjadwalkan penyambutan Presiden LSN, Gus Muhammad Fawait.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars LSN, pemutaran video perjalanan organisasi, serta prosesi pelantikan pengurus. Presiden LSN juga dijadwalkan memberikan arahan kepada seluruh anggota.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Milad ke-7 LSN, M. Khoiron Kisan menjelaskan pelantikan kali ini sekaligus menjadi momentum pergantian kepemimpinan organisasi.
Dia menyebut, LSN mulai dideklarasikan pada 2019 dan memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM pada 2021. Dalam perjalanan kepengurusan, organisasi tersebut telah mengalami pergantian kepemimpinan di tingkat pusat maupun cabang.
Untuk kepengurusan pusat, estafet kepemimpinan selanjutnya akan dijabat Hermi. Sebelumnya, kepengurusan periode 2021–2026 dipimpin Ustaz Nadin.
Pergantian juga berlangsung di tingkat DPC Jember. Posisi yang sebelumnya dipegang Haji Abdullah Waid akan dilanjutkan Kamil Kamiludin.
“Pelantikan pada 8 November ini menandai adanya pergantian kepengurusan. Tidak hanya DPP, tetapi juga DPC, PAC di 30 kecamatan, beserta rantingnya,” jelas Kisan.
Kisan menyebutkan, perkembangan LSN kini tidak hanya terbatas di Kabupaten Jember. Organisasi tersebut telah membentuk kepengurusan di sejumlah kabupaten dan kota, baik di Jawa Timur maupun Kalimantan.
Di Jawa Timur, kepengurusan LSN telah terbentuk di Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Surabaya, Gresik, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Sampang, Probolinggo, Pasuruan, dan Malang.
Sementara di Kalimantan, organisasi tersebut telah memiliki kepengurusan di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Banjarmasin.
Ke depan, LSN berkomitmen memperluas jangkauan organisasi ke daerah lain. Salah satu misi yang terus digaungkan adalah menyebarluaskan gerakan “Mojo Lali Moco Sholawat” melalui jalur pemerintahan maupun kegiatan kemasyarakatan.
Kisan mengatakan, pemusatan Apel Sholawat Akbar di Jember juga menjadi kesempatan bagi anggota dari berbagai kelompok pengajian untuk berkumpul dalam satu agenda besar organisasi.
Dengan perkiraan kehadiran 13.000 anggota, peringatan Milad ke-7 ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus memperkuat jaringan LSN hingga tingkat desa. (dan/ian).

















