Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memberikan sosialisasi peningkatan produktivitas tenaga kerja di Hotel Alliya Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta yang berasal dari para alumni/lulusan peserta pelatihan di BLK Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Syihabuddin Sholeh, staf UPT Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Jawa Timur dan staf UPT BLKI Singosari-Malang.
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Probolinggo Priharjoto Lestari mengatakan sosialisasi peningkatan produktivitas tenaga kerja ini dimaksudkan agar peserta mengerti dan memahami arti pentingnya produktivitas.
“Tujuannya menambah pengetahuan dan wawasan serta pemahaman tentang produktivitas sehingga nantinya dapat mengimplementasikan produktivitas dalam pelaksanaan kegiatan baik pribadi maupun di lingkungan kerja dan usaha,” katanya.
Sementara Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono mengatakan produktivitas adalah sebuah usaha berproduksi dalam membuat barang dan jasa. Dimana berbagai macam usaha yang bisa dilakukan oleh masyarakat.
“Ke depan Kabupaten Probolinggo kemungkinan akan semakin cerah dalam potensi usaha. Salah satunya infrastruktur jalan tol yang semakin dekat di Kabupaten Probolinggo. Dengan adanya jalan tol tentunya akan semakin banyak investasi dan perusahaan yang tumbuh di Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Oleh karenanya terang Sigit, Pemkab Probolinggo menyiapkan angkatan kerja untuk mengantisipasi zaman yang akan datang ini. Diharapkan generasi muda, utamanya yang sudah mengikuti pelatihan ketrampilan berbasis kompetensi paling tidak menangkap peluang pada masa-masa yang akan datang.
“Tentunya dengan banyaknya perusahaan maka akan banyak orang berkumpul atau bekerja di sekitar perusahaan. Tapi semua itu tergantung kepada pribadi masing-masing. Harus ada semangat dalam bentuk produktivitas kerjanya,” terangnya.
Menurut Sigit setiap manusia tidak ada larangan untuk kaya. Tetapi kekayaan itu harus didapat melalui proses. Artinya tingkat produktivitasnya yang harus terus ditingkatkan. Karena angkatan kerja inilah yang akan mengisi pembangunan di Kabupaten Probolinggo.
“Kegiatan ini adalah memotivasi semua peserta untuk berproduktivitas dan berproduksi baik itu barang maupun jasa. Paling tidak mampu menyiapkan dirinya sendiri untuk menghadapi masa yang akan datang. Generasi muda harus bisa menangkap peluang yang akan terjadi ke depan untuk bisa memajukan Kabupaten Probolinggo sesuai dengan bakat yang dimilikinya. Mari kita semangat membangun Kabupaten Probolinggo. Jangan sampai kita menjadi penonton dan yang bekerja dari luar,” pungkasnya. (mel/nis).

















