Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 29 Sep 2018

ITS dan Gerakan RejosoKita Diskusikan Pengelolaan DAS Rejoso untuk Pembangunan Berkelanjutan


ITS dan Gerakan RejosoKita Diskusikan Pengelolaan DAS Rejoso untuk Pembangunan Berkelanjutan Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Titin Sukmawati

Surabaya, Kabarpas.com -Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya sebagai mitra Gerakan #RejosoKita menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD)  yang bertajuk “Menuju pengelolaan DAS Rejoso Terpadu Melalui Kolaborasi Multipihak Pengelolaan DAS Rejoso Terpadu untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan” di Ruang Auditorium Gedung Pusat Penelitian (Reseach Center) lantai 11.

Diskusi  ini merupakan rangkaian FGD yang sebelumnya diselenggarakan oleh gerakan #RejosoKita.

Hadir dalam acara tersebut Dr. H. Emil Elestianto Dardak (Bupati Trenggalek), Prof. Dr. Ir. Ketut Buda Artana, ST, M.Sc. (Wakil Rektor IV ITS Surabaya), Ir. H. Putut Adji Surjatno, MM. (Sekretaris Dinas Kehutanan Prov. Jatim), M. Haris Miftakhul Fajar, ST, M.Eng (Hydrogeologist, Dosen Teknik Geofisika ITS), serta sejumlah narasumber lainnya.

Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak menyatakan bahwa gerakan #Rejosokita ini merupakan sebuah kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan untuk pemanfaatan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Pengelolaan sumberdaya alam, khususnya sumberdaya air, merupakan tanggung jawab bersama. Kompleksnya tantangan yang dihadapi dan terlibatnya banyak pihak disini, mengukuhkan bahwa sumberdaya alam ini adalah tanggung jawab bersama dan kehadiran kita disini adalah bukti komitmen kita terhadap lingkungan, ” tuturnya.

Sementara, Prof. Dr. Ir. Ketut Buda Artana, ST, M.Sc. Mewakili Rektor ITS Surabaya memaparkan bahwa perencanaan pengelolaan DAS Rejoso harus dilakukan secara holistik, komprehensif dan terpadu sesuai peran masing-masing stakeholder.

Ir. H. Putut Adji Surjatno, MM. Mewakili Ir. Dewi Juniar Putrianti, MSc Selaku Ketua Forum Peduli DAS Rejoso menjelaskan RejosoKita merupakan suatu gerakan yang mengisiasikan terbentuknya Forum Peduli DAS Rejoso untuk pelestarian DAS Rejoso dengan prinsip terwakilinya semua pemangku kepentingan.

“Serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memungkinkan semua pihak untuk memberikan kontribusi yang optimal, ” ucapnya.

Pitono Nugroho, Direktur Yayasan Social Investment Indonesia mengatakan, DAS Rejoso merupakan DAS penting yang menjadi penunjang kebutuhan air utama di beberapa kota di Jawa Timur.

“DAS ini juga menjadi salah satu bagian dari Proyek Strategis Nasional, dikaitkan dengan adanya SPAM Umbulan yang akan dialirkan ke beberapa Kabupaten/Kota diantaranya Surabaya, Gresik, Sidoarjo serta Pasuruan, ” tuturnya.

Dari sisi ilmiah, M. Haris Miftakhul Fajar, ST, M.Eng Hydrogeologist, Dosen Teknik Geofisika ITS menegaskan bahwa dalam siklus air, secara kuantitas tetap sama, namun yang perlu diperhatikan adalah kualitasnya yang harus dijaga. (ajo/tin).

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

LAZISNU Depok Kelola 1.067 Hewan Qurban di 64 Titik, Manfaat Dirasakan Lebih dari 30 Ribu Warga

31 Mei 2026 - 17:12

BRI Pasuruan Salurkan Bantuan TJSL Rp200 Juta untuk Pengadaan Alat Kesehatan Klinik FKTP Polres Pasuruan

30 Mei 2026 - 07:39

Luka

24 Mei 2026 - 23:56

Innalillahi, PC Pergunu Kota Pasuruan Berduka atas Wafatnya Anggota Aktif

23 Mei 2026 - 11:07

Jember Jadi Sorotan Nasional, Strategi Fawait dalam Pengentasan Kemiskinan Dipuji BP Taskin

21 Mei 2026 - 15:56

SPPG Al-Mubarok Kaliwates Disuspensi BGN Usai Kasus Dugaan Keracunan MBG di Jember

21 Mei 2026 - 15:52

Trending di Peristiwa