Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Kasus perampokan sadis ini terjadi di Rumah korban bernama Slamet Wiryonno (49), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Minggu (11/10/2019) dini hari.
Aparat polsek setempat dan dibackup Unit Reskrim Polres Probolinggo yang mendapat laporan segera melakukan Olah TKP di rumah korban yang berprofesi sebagai juragan sayur ini.
Kepda wartawan kabarpas.com, Ali Muhktar, salah satu kerabat korban menuturkan, pelaku sekitar 5 orang semuanya memakai cadar dan membawa celurit.
“Korban saat itu habis dari pulang berpetualang dengan motor trailnya di kawasan bukit di Bondowoso, Minggu jam 10 malam. Dan entah capek, sehingga kendaraan pikap yang bermuatan 2 motor trail di parkir di halaman rumahnya, tanpa harus diturunkan,” katanya kepada Kabarpas.com, Senin (11/11/2019).
Sekitar jam 3 pagi, ada keributan, dan sekilas di dalam mobil tersebut sudah ada orang yang hendak membawa kabur.
“Saya mendengar ada ramai-ramai, lalu saya keluar. Sekilas saya melihat korban dikeroyok dan bersimbah darah di luar. Ketika saya hendak keluar rumah, tiba-tiba dikejar 4 orang bercadar membawa celurit dan masuk rumah lagi hingga kaca jendela rumah ini pecah,”tuturnya.
“Saya minta tolong, dan kemudian pelaku kabur membawa kendaraan pikap yang bermuatan 2 motor trail,”sambungnya.
Kemudian setelah ramai warga, korban dibawa ke rumah sakit dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Karena terluka pada kaki dan tanganya.
Sementara itu, Iptu Jumari. Kapolsek Bantaran ketika dikonfirmasi membenarkan mengenai kasus kejadian perampokan di kawasan wilayah kerjanya tersebut.
“Kasus ini diback up Polres Probolinggo , dan polisi masih mendalami kasus perampokan ini,” pungkasnya. (wil/tin).

















