Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 12 Agu 2025

Ketua TP PKK Kota Pasuruan Dorong Penurunan Stunting di Trajeng, Anak Lulus Stunting Dapat Reward


Ketua TP PKK Kota Pasuruan Dorong Penurunan Stunting di Trajeng, Anak Lulus Stunting Dapat Reward Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus, S.Sos.I., M.I.Kom., memberikan dorongan semangat kepada warga Kelurahan Trajeng dalam pelaksanaan Grebek Stunting pada Senin (11/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Pemerintah Kota Pasuruan untuk menurunkan angka stunting sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya tumbuh kembang anak.

Berdasarkan data, terdapat 42 anak di Kelurahan Trajeng yang terindikasi stunting. Menariknya, wilayah ini memiliki program apresiasi berupa reward bagi anak yang berhasil “lulus stunting” atau keluar dari status gizi kurang. Inovasi ini dinilai mampu memotivasi keluarga untuk lebih memperhatikan gizi, pola asuh, dan kesehatan anak.

Secara keseluruhan, jumlah anak yang mengalami stunting di Kota Pasuruan tercatat sebanyak 632 anak, yang tersebar di berbagai kelurahan. Pemerintah menargetkan penurunan angka tersebut hingga di bawah 5 persen pada 2025.

Suryani menegaskan bahwa keberhasilan menekan angka stunting memerlukan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan peran aktif keluarga.

“Anak sehat lahir dari orang tua yang hebat. Stunting bukan hanya soal gizi, tetapi juga pola asuh, kebersihan lingkungan, serta perhatian penuh dari orang tua. Di Trajeng ini saya melihat semangat warganya luar biasa,” ujarnya.

Rangkaian Grebek Stunting di Trajeng meliputi Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), makan bersama, serta pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu, ikan, telur, sayur, dan ayam. Bantuan ini akan disalurkan secara rutin melalui Posyandu selama 12 minggu untuk memastikan perbaikan gizi berkelanjutan.

Suryani juga mengapresiasi inovasi pemberian reward di Kelurahan Trajeng. Menurutnya, langkah tersebut mampu menjadi inspirasi bagi wilayah lain.

“Pendekatan kreatif seperti ini patut dicontoh. Keberhasilan anak keluar dari stunting adalah kemenangan keluarga sekaligus keberhasilan bersama dalam mencetak generasi sehat dan cerdas,” tambahnya.

Dengan dukungan PKK, Posyandu, serta partisipasi aktif warga, Pemkot Pasuruan optimistis angka stunting akan terus menurun, sejalan dengan upaya menyiapkan Generasi Emas 2045. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Melalui SLRT, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

12 September 2026 - 17:52

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

MPM Safety Riding Center Siapkan Generasi Muda Jadi Agen Keselamatan Berkendara

12 September 2026 - 14:33

PWI Pasuruan Raya Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

11 September 2026 - 23:11

Ratusan Peserta Padati Senam Bersama RA dan KB Al-Firdaus Pasuruan

11 September 2026 - 17:25

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

11 September 2026 - 17:11

Trending di KABAR NUSANTARA