Reporter : Dhonny Martha
Editor : Pendik
Banyuwangi, Kabarpas.com – Komunitas wartawan yang tergabung dalam koran majalah televisi dan online ( Koma Vision), menggelar program budidaya kelinci di desa Parangharjo, Banyuwangi. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemberdayaan kepada masyarakat.
Ketua penanggungjawab budidaya kelinci Margito mengatakan, program pemberdayaan ini dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat karena kelinci selain untuk piaraan atau hias juga sebagai alternatif penganti daging sapi.
“Prospeknya sangat luar biasa, permintaan dari Bali, Mataram, Sumbawa untuk konsumsi maupun hias sangat banyak,” ujar Margito kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi.
Sementara itu, launcing budidaya kelinci ini juga dihadiri anggota DPRD provinsi Jatim, H. Ahmad Fauzan, Kepala Lapas Kelas II B Banyuwangi, dan waratawan dari berbagai media serta masyarakat Desa Parangharjo.
Dalam sambutanya H. Fauzan mengatakan bahwa dirinya menyambut baik program yang dilakukan wartawan Koma Vision dalam melakukan trobosan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan Fauzan berjanji akan mendukung sepenuhnya program budidaya kelinci ini.
“Program ini sangat bagus bisa membantu masyarakat yang belum mempunyai pekerjaan atau masyarakat yang menginginkan penghasilan tambahan. Saya dukung program ini,” ujar Fauzan.
Sementara menurut Eko Suryono Sesepuh Koma Vision menuturkan bahwa Koma Vision merupakan wadah bagi wartawan yang bertujuan untuk menampung kreatifitas anggotanya.
“Koma Vision ini wadah bagi teman teman media yang kreatif dan bertujuan untuk bisa bermanfaat bagi masyarakat, karena Koma Vision mempunyai banyak program mulai dari sosialisasi anti narkoba dan hiv aids, budidaya kelinci, ikan, dan kambing. Kedepan Koma Vision juga berencana untuk budidaya lebah dan madu, sehingga kedepanya semua pemberdayaan yang digagas Koma Vision bisa maju dan berkembang,” tutup Eko. (Don/Pen).

















