Trenggalek, Kabarpas.com – Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat kerja bersama 3 Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) Mitra terkait kegiatan di Tahun Anggaran 2023, Kamis (2/3/2023) siang.
Ketiga OPD tersebut ialah, Dinas Perhubungan, Dinas PKPLH dan Dinas PUPR.Ketua Komisi III DPRD setempat, Pranoto mengatakan, jika pihaknya ingin mengetahui lebih jauh ketiga OPD tersebut tentang kegiatan APBD 2023, ada Kolerasinya kewenangan antara satu dengan lainnya.
“Kita Komisi III yang merupakan wakil rakyat ingin terutama Pelabuhan Prigi, bagaimana kewenangan daerah yang bisa dilakukan oleh daerah dan kewenangan regional dilakukan oleh Provinsi Jatim.Tapi disisi lain apakah pemerintah daerah hanya jadi penonton saja, tentu tidak,” ucapnya.
Pranoto menuturkan, banyak faktor yang menentukan untuk terwujudnya Pelabuhan Prigi, yaitu gayung sambung antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat. “Sehingga kita undang ketiga OPD tersebut,” imbuhnya.
Politisi PDI-P ini menyakini jika Pelabuhan Prigi bisa terwujud maka akan ada kekuatan ekonomi.
“Jadi harus ada komunikasi antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan itu semua,” tandasnya.
Sementara itu untuk Dinas PKPLH, masih lanjut dia, tentang indek kota hijau ada aspirasi dari masyarakat jika di 14 kecamatan masih ada sampah di jalan.
“Ketika kita tanyakan kepada dinas terkait ternyata disebabkan kurangnya armada, kurangnya operasional, kurangnya petugas serta TPA terlalu jauh,” ungkapnya.
Dia menyampaikan, pada tahun 2021sudah ada persiapan lahan, sebenarnya pada tahun 2023 sudah bisa untuk tempat pembuangan sementara.
“Kita sudah menanyakan ke Bappeda- Litbang, jika memang sesuai kebutuhan kenapa tidak,” tukasnya.
Sementara itu, untuk Dinas PUPR, pihaknya membahas terkait adanya temuan, evaluasi APBD 2022, yakni adanya jalan berlubang.
“Untuk jalan berlubang menjadi atensi Komisi III.Karena setiap kita keluar terkadang mendapat aspirasi dari masyarakat.Sehingga perlu penanganan secara serius,” tegasnya.
Meskipun bukan hanya jalan yang dibangun, namun masyarakat sering mengeluhkan jalannya berlubang.
“Kadis PUPR sudah menanggapi, yaitu menunggu hujannya reda untuk perbaikan jalan yang berlobang dan akan ditindaklanjuti jika hujanya sudah reda,” tutupnya.(ags/ian).

















