Pasuruan, Kabarpas.com – Sebagai bentuk solidaritas mewujudkan keinginan bersama memiliki Graha PMII Pasuruan. Kader dan alumni PMII yang ada di wilayah setempat menggalang swadaya atau iuran secara sukarela.
“Alhamdulillah, tanah dan pengurukan Graha Pergerakan ini dibiayai sendiri oleh alumni dan kader PMII dengan iuran,” ujar H.M Sudiono Fauzan, Ketua Majelis Pertimbangan PC IKA PMII Pasuruan, dalam sambutanya pada acara Peletakan Batu Pertama Graha Pergerakan, di Dusun Pekebo, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Kamis, (23/9/2021).
Selain itu, Mas Dion sapaan akrab Sudiono Fauzan juga menyampaikan ada 3 gedung sekaligus yang dialokasikan anggarannya dari APBD Kabupaten Pasuruan. Ketiga gedung yang dimaksud di antaranya Graha PCNU Bangil sebesar 3,5 Miliar, Kampus STAI Pancawahana Bangil sebesar 3,8 Miliar, dan Gedung PC PMII Pasuruan sebesar 1,6 Miliar.
“Untuk anggaran pembagunan Graha Pergerakan ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pasuruan senilai Rp 1,6 Miliar,” terang pria yang pernah meraih Kabarpas Award 2019 tersebut.

Sementara, Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar yang turut hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Graha Pergerakan tersebut, menyampaikan bahwa pentingnya wadah atau tempat menempa kader-kader NU untuk menguasai teknologi, sehingga dapat mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita harus mandiri, menjaga kedaulatan penting dengan teknologi dan ilmu pengetahuan. Semoga PCNU punya kampus yang bisa melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar KH Marzuki Mustamar saat memberikan sambutanya. (ain/diz).

















