Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 2 Agu 2018

Konferwil IPNU Jatim di Banyuwangi Akan Bahas Tuntas Revolusi Industri 4.0


Konferwil IPNU Jatim di Banyuwangi Akan Bahas Tuntas Revolusi Industri 4.0 Perbesar

Reporter : Rofi’i

Editor : Kholid Andika

 

Banyuwangi, Kabarpas.com – Konferensi Wilayah (Konferwil) IPNU Jawa Timur yang digelar di Kota Gandrung Banyuwangi, dijadwalkan akan membahas tuntas mengenai revolusi industri 4.

“Inilah yang disebut dengan Revolusi Industri 4.0 tanpa disadari atau tidak Indonesia sudah mulai pada Era tersebut. Revolusi Industri 4.0 kali ini bukan hanya menciptakan daya saing atau berkompetisi, namun juga mengharuskan untuk melakukan kolaborasi,” kata Haikal Atiq Zamzami, Ketua PW IPNU Jatim saat konferensi pers di IAI Ibrahimy Banyuwangi.

Kolaborasi saat ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi era teknologi ini. Saling memberikan keuntungan menjadi kunci untuk melakukan perbaikan demi terwujudnya perkembangan yang begitu pesat. “Kalau hanya sekedar berdaya saing, maka hal ini akan menjadikan diri kita sendiri,” tegas pelajar kelahiran Jember ini.

Alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya ini mengatakan berkolaborasi akan dapat terwujud dengan baik, ketika setiap orang memiliki kreatifitas yang tinggi dan menghasilkan inovasi baru. Inovasi merupakan sebuah keniscayaan dalam suatu perubahan. Sehingga setidaknya ada tiga unsur yaitu sesuatu yang dapat berupa produk, proses (metode) atau ide (gagasan).

Haikal melanjutkan dengan demikian produk inovasi masyarakat merupakan sesuatu yang berbeda dan memiliki manfaat yang dihasilkan. Inovasi dapat dilakukan oleh siapapun termasuk para pelajar, santri dan mahasiswa. “Menumbuhkan dan mengembangkan jiwa kreatifitas mereka adalah tanggungjawab bersama terutama pelajar NU,” terangnya.

Dengan demikain, maka Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Timur merasa sangat tergugah untuk menghimpun dan menfasilitasi para pelajar, santri dan mahasiswa untuk membuat sebuah forum pertemuan untuk mereka yang memiliki inovasi dalam berbagai aspek.

“Forum ini dinamakan “Student Annual Meeting”. Dengan harapan akan lahir para innovator muda Indonesia yang mampu berkolaborasi menghadapi revolusi industry 4.0,” pungkasnya. (rof/and).

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Bantah Laporan APERSI, REI Jember Tegaskan Pemkab Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR 

23 Juli 2026 - 06:12

PBNU – Kemenkes Sepakat Perkuat Kerjasama Sukseskan Program Pemerintah Bidang Kesehatan Masyarakat

22 Juli 2026 - 16:14

Ketua DPRD Jember Jadi Pengisi Bunga Desaku, Warga Mayang Sampaikan Beragam Aspirasi

22 Juli 2026 - 15:11

Trending di KABAR NUSANTARA