Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, mendatangi Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo. Senin, (15/07/2019). Namun, kali ini kedatangan lembaga anti rasuah di Kantor pemkot setempat itu bukanlah untuk mengamankan pelaku korupsi. Melainkan ialah untuk memberi edukasi kepada masyarakat Probolinggo tentang korupsi.
Kedatanganya selama dua hari ( 16 -17 /07/2019). Dengan tujuan, KPK ingin masyarakat lebih peduli dan mengerti tentang dampak korupsi, sekaligus bisa bersama-sama KPK memberantas dan mencegah korupsi.
Saat jumpa pres, di Gedung Saba Bina Harja, Pemerintah Kota Probolinggo, Cahya Hardianto H, selaku Direktur Pengaduan Masyarakat KPK menuturkan, kedatanganya ini adalah bagian dari Giat Road Show Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi.
“Dalam kegiatan Road Show ini, KPK akan mengunjungi 3 Provinsi (Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali), dan juga untuk mensosialisasikan tentang korupsi,” katanya.
“Daerah pertama yang sudah dikunjungi adalah Ngawi, dan Kota Probolinggo merupakan kota ke-7 yang kita singgahi. Bahkan, masih ada 27 daerah lain, yang rencananya berakhir di bulan Oktober 2019,” tambahnya.
Dijelaskan, selama dua hari di Kota Probolinggo, KPK ingin semua elemen masyarakat mendatangi Road Show KPK yang terletak di depan Gedung Pemerintah Kota Probolinggo (16-17 / 07/2019). Di sana masyarakat bisa belajar dan memahami tentang korupsi.
“Masyarakat juga akan diberikan edukasi tentang cara melapor tentang korupsi, karena selama ini masih banyak warga atau lembaga yang melaporkan tindak korupsi yang kurang detail,” terangnya.
Saat ditanya apakah suda ada laporan dari masyarakat terkait tindak Korupsi, Cahya mengiyakan hal itu.
“Laporan tersebut masih kita terima dan perlu diverifikasi dulu, tentang kasus apa, dan siapa pelakunya,” tutupnya. (wil/tin).

















