Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 21 Nov 2019

Kuota CPNS Masih Belum Mampu Atasi Kekurangan Guru


Kuota CPNS Masih Belum Mampu Atasi Kekurangan Guru Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina menyatakan sebanyak 300 lebih guru di Kabupaten Probolinggo untuk tahun 2019 akan memasuki pensiun. Namun kenyataannya, formasi CPNS yang diberikan pemerintah pusat untuk guru hanya 113 saja. Sehingga, masih menyisakan beban di dunia pendidikan.

“Saat ini kuota CPNS dari kalangan guru hanya 113 dan yang pensiun 300 orang lebih. Sehingga kita masih kekurangan tenaga pendidik karena lebih banyak yang pensiun,” katanya.

Dengan adanya kekurangan guru tersebut, Dispendik memanfaatkan adanya PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang ada di Kabupaten Probolinggo dan kelas rangkap.

“Mudah-mudahan alokasi PPPK bisa diperbanyak lagi. Yang jelas adanya kelas rangkap atau multigrade mengatasi kekurangan guru, khususnya di daerah terpencil yang ada di 91 lembaga pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Selanjutnya kata Dewi, untuk mengatasi kekurangan guru tersebut juga akan dilakukan merger. Sekolah yang satu halaman akan dijadikan satu dengan kepala sekolah dan tenaga pendidiknya.

“Gurunya lebih dihemat lagi di sekolah yang merger itu. Dari sanalah kita bisa mengurangi angka kekurangan tenaga pendidik,” terangnya.

Lebih jauh Dewi menjelaskan solusi lainnya adalah dengan membentuk sekolah satu atap yang lembaga pendidikan SD dan SMP-nya di lokasi gedung yang sama.

“Yang kita lakukan saat ini adalah Kepala Sekolah SD dan SMP Satu Atap. Karena kita juga kekurangan kepala sekolah. Dengan adanya multigrade di 91 lembaga pendidikan SD, maka akan bisa memberikan solusi untuk efisiensi guru,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo meyakini kalau kekurangan jumlah guru bisa teratasi dengan maksimal.

“Saya pribadi hanya bisa menyampaikan untuk kekurangan guru ini supaya bisa ada solusi dengan menambah kuota guru honorer,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 92 kali

Baca Lainnya

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

19 Juni 2026 - 17:34

BPPKAD Kabupaten Probolinggo Gelar Pembinaan Penatausahaan Keuangan Bagi Pejabat Pengelola Keuangan Daerah 2026

18 Juni 2026 - 20:43

Terlilit Ekonomi, Oknum P3K Nekat Curi Traktor

16 Juni 2026 - 09:13

DKUPP Kabupaten Probolinggo Perkuat Pembinaan KDKMP, Siapkan Kabupaten Probolinggo Tuan Rumah Harkop Jatim

15 Juni 2026 - 14:07

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Kawal Verval Usulan Bantuan Hibah PP PAUD hingga Tuntas

11 Juni 2026 - 15:20

Trending di Kabar Probolinggo