Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 27 Agu 2019

LSM LIRA Temukan Puluhan Pendamping PKH Merangkap Jabatan


LSM LIRA Temukan Puluhan Pendamping PKH Merangkap Jabatan Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Puluhan Guru  yang terdata sebagai penerima tunjangan sertifikasi di Kemenag Kabupaten Probolinggo,  juga menerima gaji ganda sebagai pendamping  Program Keluarga Harapan (PKH ) Kemensos.

Rangkap jabatan itu terungkap setelah Lembaga Swadaya Masyarakat  Lumbung Informasi Masyarakat (LSM Lira)  Kabupaten Probolinggo,  melaporkan kasus tersebut ke kementerian Sosial, dan Kemenag , karena dianggap merangkap jabatan tersebut mengakibatkan kerugian negara.

Menindak launjuti temuan  LSM Lira ,maka Kemenag, Dinsos Kabupaten Probolinggo menggelar pertemuan di kantor Dinsos ,yaitu di jalan A Yani, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Selasa (27/08/2019).

“Ada Sekitar 33  pendamping PKH  yang doble job, dan tidak itu saja, PKH di Kabupaten Probolinggo banyak program PKH  yang tidak tepat sasaran, ada  yang memiliki mobil tetapi mendapatkan PKH, dan ada keluarga yang tidak mampu justru tidak mendapatkan program tersebut. Ini yang harus kita luruskan dan kita benahi,” ujar Samsudin, Bupati LSM Lira Kabupaten Probolinggo.

“Mereka yang dobel job bervariasi, sesuai dengan sejak kapan mereka mendapat sertifikasi dan menjadi pendamping PKH. Selain itu, kami harap penerima program PKH di Kabupaten Probolinggo harus dibenahi agar tepat sasaran seusai harapan Pemerintah RI, bahkan penermima PKH dilakukan Lebeling, agar mereka yang mampu tapi mendapat PKH menjadi malu,” tambahnya.

Sementara Itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Achmad Arif, menjelaskan, permasalahan ini sudah ditindak lanjuti, dan hasil dari  verifikasi juga validasi dengan kemenag, dan korwil Jatim, rangkap jabatan menjadi pendamping PKH dan guru yang mendapat tunjangan sertifikasi dari Kemenag berjumlah 15 orang.

 Hal senada juga dikemukakan oleh Kasubag TU Kemenag Kabupaten Probolinggo, Ahmad Shodiq. “Namun, desakan LSM Lira terkait mengembalikan tunjangan sertifikasi yang sudah terlanjur diterima oleh pendamping yang dobel Job kami masih menunggu keputusan dari Kemenag RI,” tutupnya. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 206 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo