Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 9 Sep 2022

Mas Adi : Budidaya Bandeng Jelak Salah Satu Pengungkit Ekonomi Masyarakat Kota Pasuruan


Mas Adi : Budidaya Bandeng Jelak Salah Satu Pengungkit Ekonomi Masyarakat Kota Pasuruan Perbesar


Pasuruan, Kabarpas.com – Bandeng Jelak menjadi primadona kuliner Kota Pasuruan karena banyak orang yang memfavoritkan kuliner ini. Untuk itulah Pemerintah Kota Pasuruan mengajak seluruh restoran, hotel, dan tempat makan di Kota Pasuruan agar menjadikan olahan bandeng jelak sebagai menu utama karena memiliki rasa lebih gurih dan sedap tidak berasa tanah meski ukurannya relatif lebih kecil.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, S,TP., M.Si (Mas Adi) menyampaikan Bandeng Jelak ini punya keunggulan kompetitif bahwa bandeng ini mempunyai omega 3 jauh lebih tinggi daripada salmon.


“Ini banyak orang yang tidak tahu karena pengetahuan masyarakat yang belum begitu mengenal keunggulan kompetitif Bandeng Jelak,” ujarnya.

Menurut Mas Adi, Bandeng Jelak juga mempunyai keunggulan kooperatif karena budidaya Bandeng Jelak lebih mudah daripada Salmon yang harus mencari di laut.


“Budidaya Bandeng Jelak tidak sulit, lebih murah biayanya dibandingkan produk yang lainnya dan Bandeng Jelak tidak bau tanah,” imbuhnya.

Kemudian Mas Adi mengatakan Bandeng Jelak ini mempunyai keunggulan yang harus dilestarikan karena tumbuh secara alami.


“Bandeng Jelak ini tidak bau tanah, dibudidaya dengan organik dan omega 3 nya lebih tinggi daripada Salmon,” katanya.


Bandeng Jelak merupakan salah satu hasil tambak andalan Kota Pasuruan yang selama ini banyak dinikmati oleh masyarakat, Pemkot Pasuruan berharap restoran, hotel, dan tempat makan di Kota Pasuruan menghadirkan olahan Bandeng Jelak sebagai menu utama.


Menurut Mas Adi, Bandeng Jelak mempunyai diferensiasi, punya karakter khusus, dan punya ciri khusus yang tidak dimiliki oleh tempat lain yang harus dijaga dan terus dilestarikan.


“Pengolahan Bandeng Jelak jangan diumbar dulu sebelum kita punya hak patentnya, harus dipatentkan terlebih dahulu kemudian disosialisasikan kemasyarakat bahwa ada bandeng yang enak rasanya, tidak bau tanah dan itu dari Kota Pasuruan,” ungkapnya.


Mas Adi menambahkan, Budidaya Bandeng Jelak sebagai pengungkit bagi perekonomian masyarakat Kota Pasuruan.


“Semakin banyak komunitas Bandeng Jelak semakin banyak kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang akan memberikan lapangan pekerjaan sehingga akan mengungkit sektor pertumbuhan ekonomi masyarakat,” harapnya.


Bandeng jelak ini mempunyai historis, nilai, keunggulan dan paling utama bagaimana Kota Pasuruan menjadi salah satu kota yang membuat orang tertarik untuk datang.


“Orang kepingin makan bandeng ke Kota Pasuruan karena rasanya enak dan olahan produknya bermacam-macam yang berperan selain pemerintah juga masyarakat untuk menarik konsumen dari luar Kota Pasuruan,” pungkasnya. (ajo/ida).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Bunda PAUD Kota Pasuruan Dorong Pendidik Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan dan Bermakna

8 September 2026 - 12:32

Trending di Berita Pasuruan