Pasuruan, Kabarpas.com – AQUA Keboncandi bermitra dengan Yayasan Sekola Konang Indonesia menggelar giat kenduri konservasi di basecamp bala daun Tosari. Dalam kegiatan tersebut mereka mengajak para perwakilan media untuk berdiskusi dan berperan aktif dalam pelestarian lingkungan sebagai upaya menjaga keberlangsungan ekosistem yang seimbang.
AQUA Keboncandi telah mengembangkan program-program konservasi inovatif terintegrasi dari hulu hingga hilir dengan melibatkan para pemangku kepentingan antara lain DLH, TNBTS, Perhutani, pemerintahan Desa Tosari kelompok tani, penggiat lingkungan dan sekolah mitra kehati AQUA (STOMATA).
Di wilayah hulu, dikembangkan beberapa program yang bertujuan untuk meresapkan lebih banyak air ke dalam tanah. Di antaranya adalah membuat 487 sumur resapan, 10290 rorak, 1162 biopori dan telah menanam 398,880 pohon dari tahun 2010.
Untuk diketahui, Pabrik AQUA Keboncandi bersama mitra pendamping telah memberikan pendampingan di Desa Wonomerto sejak 2017 (kelompok Pak Kariyadi) sebagai desa wisata untuk budidaya Edelweis. Edelweis merupakan tanaman yang dilindungi dan dilarang untuk diperjualbelikan, untuk memenuhi kebutuhan upacara adat masyarakat Tengger, kini mengembangkan Budidaya Edelweis di sekitar perumahan, tidak lagi mengambil di hutan yang termasuk wilayah TNBTS.
Kepala Pabrik AQUA Keboncandi, M. Fahroni dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu wujud konservasi AQUA Keboncandi untuk menjaga kualitas dan kuantitas air. “Konservasi dengan menerapkan pendekatan Hulu-Tengah-Hilir,” imbuhnya.
“Giat ini bertujuan untuk menghijaukan kembali daerah yang menjadi sumber resapan air yang ada di recharge area (wilayah hulu) serta mengembalikan kebaikan alam yang telah kita nikmati selama ini,” terangnya.
AQUA berkomitmen dalam menjaga sumber daya air untuk keberlanjutan lingkungan dan bisnis bersama masyarakat serta pemangku kepentingan.
“Kami menjaga kuantitas dan kualitas air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso, dengan menginisiasi penelitian hidrogeologi, program konservasi, Program Taman Kehati dan pembentukan forum pengguna air untuk memastikan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam mengelola DAS. Komitmen tersebut sesuai dengan visi misi Danone AQUA, yaitu One Planet One Health,” ucapnya.
“Dimana kita hidup di satu bumi yang harus kita jaga. Kesehatan bumi dan manusia diatasnya memiliki keterkaitan yang erat,” sambungnya.
Sementara Ketua Komunitas Bala Daun Kariyadi Dusun Wonomerto, Desa Tosari menyampaikan kesannya bahwa kegiatan ini sangat luar biasa, harapannya dapat bermanfaat untuk alam, lingkungan serta masyarakat sekitar.
“Terima kasih AQUA Keboncandi yang terus berkomitmen & berkontribusi untuk keselamatan lingkungan di daerah kami, mudah mudahan pendampingan ini berlanjut untuk mewujudkan lingkungan yang sejahtera, mandiri dan lestari,” pungkasnya. (sam/ida).

















