Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 9 Nov 2018

Meski Kondisi Membaik, Balita Korban Diserang Kera Tetap Disarankan Kontrol ke Medis


Meski Kondisi Membaik, Balita Korban Diserang Kera Tetap Disarankan Kontrol ke Medis Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

Probolinggo,kabarpas.com – Kondisi bayi berumur 2 bulan warga Kelurahan Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo yang diserang kera kondisinya membaik. Meski begitu diharapkan yang bersangkutan tetap kontrol secara rutin untuk mengantisipasi terkena rabies.

“Kondisi bayi bernama Hafid Septiana Maulana, memang lukanya di cakar kera di dahi dan pelipis memang sedikit dalam, namun tidak berbahaya, ” ujar dr. Abraar, Spesialis bedah Rumah Sakit dr. Mohamad Saya Probolinggo.

Menurutnya, dengan kontrol secara rutin ke dokter dipastikan kesehatan bayi tersebut akan membaik, meski saat ini tidak ditemui tanda-tanda mengarah ke rabies. Pasanya, gejala rabies bisa terlihat satu tahun kedepan.

“Namun orang tua pasien diharapkan tidak usah khawatir, dengan rutin memeriksakan buah hati ke dokter kekhawatiran tersebut bisa diantisipasi sebelumnya,” ungkapnya.

Diharapkan otoritas terkait segera menangkap kera yang menurut informasi warga kerap mengganggu dan menerkam anak-anak. “Kera liar bisa saya membawa penyakit rabies dan berbahaya terhadap kesehatan orang yang erluka akibat ulahnya,” imbuhnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang bayi berumur 2 bulan diserang kera liar ketika ditidurkan di dekat ibunya di belakang rumahnya, Selasa siang.

Nur kholifah, yang saat itu di sebelah buah hatinya sedang mencuci pakaian tiba-tiba dikagetkan tangisan bayinya.

Ibu korban yang menoleh ada percikan darah segera menghampiri anaknya dan kera yang berada di sampingya bayinya kemudian kabur.

Mengetauhi anaknya terluka, bayi malang tersebut kemudian dilarikanya ke rumah sakit terdekat untuk di lakukan perawatan medis. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Bantah Laporan APERSI, REI Jember Tegaskan Pemkab Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR 

23 Juli 2026 - 06:12

PBNU – Kemenkes Sepakat Perkuat Kerjasama Sukseskan Program Pemerintah Bidang Kesehatan Masyarakat

22 Juli 2026 - 16:14

Ketua DPRD Jember Jadi Pengisi Bunga Desaku, Warga Mayang Sampaikan Beragam Aspirasi

22 Juli 2026 - 15:11

Jember Siapkan Homecare, Warga Bisa Daftar Lewat Wadul Gus’e dan Hotline Puskesmas

22 Juli 2026 - 14:24

Inkubator Agribisnis UKRI Hadir di Jember, Dorong Hilirisasi Jagung dan Lahirkan Agropreneur Muda

22 Juli 2026 - 14:21

Trending di KABAR NUSANTARA