Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 29 Okt 2026

Minat Baca Masih Tinggi, Perpustakaan Jember Tambah Jam Layanan hingga Malam 


					Minat Baca Masih Tinggi, Perpustakaan Jember Tambah Jam Layanan hingga Malam  Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan gadget, Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Jember optimistis minat masyarakat terhadap buku cetak masih tinggi.

Optimisme itu didukung oleh kunjungan ke perpustakaan daerah yang mencapai sekitar 100 orang setiap hari. Untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan, Dispusip Jember menambah jam layanan hingga malam hari.

Kepala Dispusip Jember Rahman Anda mengatakan, penambahan jam operasional tersebut berangkat dari aspirasi masyarakat, termasuk masukan yang disampaikan melalui kanal Wadul Gus’e.

 

“Memang banyak yang mengharapkan itu (menambah jam layanan) bisa dilakukan. Akhirnya kami sepakat dengan teman-teman, kami berupaya mewujudkan hal-hal yang diharapkan masyarakat,” ucapnya.

 

Rahman menyebut, penambahan jam layanan juga menjadi upaya untuk mengakomodasi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu berkunjung pada pagi hingga sore hari.

 

Pelajar yang bersekolah pada siang hari maupun pekerja yang beraktivitas sepanjang hari diharapkan bisa memanfaatkan waktu malam untuk membaca atau mengakses fasilitas perpustakaan.

 

“Harapan kami, ketika pagi sampai siang atau sore mereka beraktivitas, pelajar belajar di sekolah dan masyarakat bekerja, mereka bisa menggunakan waktu malam untuk mengakses layanan yang ada di perpustakaan ini,” ujarnya.

 

Rahman menjelaskan, sebelumnya perpustakaan daerah telah melayani pengunjung setiap hari, Senin hingga Minggu, mulai pagi sampai sore.

 

Melalui langkah ini, jam layanan diperpanjang pada Senin hingga Sabtu. Untuk Senin sampai Jumat, layanan dibuka hingga pukul 19.00 WIB. Sementara pada Sabtu malam, layanan direncanakan berlangsung hingga pukul 20.00–21.30 WIB.

 

Rahman mengatakan, layanan tambahan tersebut masih dalam tahap uji coba. Dalam beberapa hari pelaksanaan, sudah ada pelajar yang datang bersama orang tua mereka untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan pada malam hari.

 

“Kami masih uji coba. Beberapa hari ini ada siswa dengan orang tuanya yang mengakses layanan pada saat malam hari. Jadi, kami tetap fasilitasi itu,” tuturnya.

 

Selain membaca di tempat, masyarakat juga dapat meminjam buku untuk dibawa pulang. Namun, peminjaman dilakukan dengan terlebih dahulu menjadi anggota perpustakaan.

 

Seluruh layanan tersebut diberikan secara gratis, termasuk pemanfaatan fasilitas komputer untuk mengakses layanan digital.

 

Dispusip Jember memiliki koleksi sekitar 25.000 judul buku cetak dengan total kurang lebih 71.000 eksemplar. Selain itu, tersedia sekitar 3.500 judul buku digital atau e-book.

 

Koleksi tersebut menjadi salah satu fasilitas yang disediakan untuk mendukung kebutuhan literasi masyarakat, mulai dari pelajar hingga warga yang ingin memperluas pengetahuan melalui bahan bacaan.

 

Rahman menilai, perpustakaan tetap memiliki peran penting di tengah perkembangan teknologi digital. Karena itu, pihaknya berupaya memberikan kemudahan akses agar masyarakat dapat memanfaatkan koleksi dan fasilitas yang tersedia.

 

Tak hanya memperpanjang jam operasional gedung perpustakaan, Dispusip Jember juga berencana memperluas layanan literasi ke ruang publik.

 

Salah satu lokasi yang disiapkan adalah Alun-alun Jember. Di kawasan tersebut, Dispusip berencana menghadirkan perpustakaan mini yang dapat diakses masyarakat ketika beraktivitas di ruang terbuka hijau (RTH).

 

Rahman mengatakan, pengembangan perpustakaan di ruang publik merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan literasi agar masyarakat lebih mudah menjangkau bahan bacaan.

 

“Kami berencana membuka perpustakaan mini di alun-alun yang bisa diakses ketika masyarakat berada di Alun-alun Jember,” ujarnya.

 

Selain menyediakan layanan di gedung perpustakaan dan merencanakan fasilitas di ruang publik, Dispusip Jember juga mengoperasikan perpustakaan keliling untuk menjangkau masyarakat, khususnya pelajar di sekolah-sekolah.

 

Rahman menyebutkan, pihaknya memiliki tiga unit bus perpustakaan keliling serta tiga unit kendaraan jenis Hilux untuk mendukung layanan tersebut.

 

Kendaraan itu membawa sekitar 5.000 judul buku yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan kunjungan ke sekolah.

 

Namun, karena keterbatasan sarana dan prasarana, kunjungan perpustakaan keliling dilakukan berdasarkan permintaan dari sekolah. Dalam satu pekan, rata-rata ada tiga hingga empat sekolah yang mengajukan kunjungan.

“Setiap minggu bisa tiga sampai empat sekolah yang meminta kunjungan bus keliling. Kemarin ada permintaan dari sekolah-sekolah di Kecamatan Jenggawah dan Jombang,” kata Rahman.

Sekolah yang ingin mendapatkan layanan tersebut dapat mengajukan permohonan melalui surat kepada Dispusip Jember. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah, Ketua-Bendahara KONI Kota Pasuruan Ditahan Kejari

29 Oktober 2026 - 21:29

​Cegah Manipulasi Suara, Dr. Albahori dan Faisal Tuntut Sirekap Lebih Akuntabel

29 Oktober 2026 - 17:12

Dari Aspirasi hingga 5000 Sembako, Bunga Desaku Dinilai Bisa Tekan Inflasi 

29 Oktober 2026 - 13:12

Cuaca Berubah-ubah, Kenali Cara Aman Berkendara Motor

29 Oktober 2026 - 13:10

Honda Vario 160 Meriahkan Akhir Pekan Warga Malang Lewat Pameran dan Hiburan Musik

29 Oktober 2026 - 12:34

Baru Dilantik, Sekjen KIPAN Lumajang Gelar Aksi Antinarkoba di SMP Terpadu Nurul Chotib

29 Oktober 2026 - 10:47

Trending di KABAR NUSANTARA