Pasuruan, Kabarpas.com – Kelangkaan minyak goreng masih terjadi di Kota Pasuruan. Berhari-hari, stok minyak goreng di sebagian besar toko retail modern kosong.
Kanit Reskrim Polsek Purworejo, AKP Agung Sujatmiko mengungkapkan, jika pihaknya telah melakukan pengecekan stok minyak goreng di sejumlah toko retail modern di Kota Pasuruan.
Hasilnya hampir semua pemilik toko retail modern mengeluhkan ada keterlambatan pengiriman stok minyak goreng dari distributor.
“Kita operasi sudah dari 3 hari kemarin.
Stok minyak kosong tidak ada kiriman dari distributor,” ungkap Agung kepada Kabarpas.com.
Agung juga menemukan kecenderungan distributor cenderung pilih-pilih dalam mengirimkan stok minyak.
Menurutnya, toko retail modern yang ramai pembeli lebih sering mendapat kiriman stok minyak goreng dibandingkan yang lainnya.
“Kelihatanya orang bisnis kalau ngedrop itu pilih-pilih. Minimarket di Jalan Jawa hampir 1 minggu tidak ada drop-an. Sementara minimarket besar di Jalan Panglima Sudirman di drop 20 dus langsung habis,” imbuhnya.
Meskipun begitu, masih ada sebagian kecil toko retail modern yang masih punya stok minyak goreng. Salah satunya minimarket besar di dekat Alun-Alun Kota Pasuruan.
Ada 32 dus minyak goreng di minimarket Sandang Ayu yang hampir ludes diserbu warga pada hari ini.
“Stok kalau di sini hampir tiap hari ada. Pagi kita display, siangnya biasanya sudah habis,” ujar Fajar, Manajer minimarket.
Meskipun minimarketnya ramai diserbu warga, Fajar mengaku tetap membatasi pembelian minyak goreng maksimal 2 liter per orangnya.
“Batasan kita ngikuti pemerintah maksimal 2 liter dengan harga Rp 14 ribu per liter, ” pungkasnya. (emn/gus).

















