Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 18 Sep 2022

Moeldoko : Membangun Peradaban Tidak Perlu Lagi Mempersoalkan Perbedaan


Moeldoko : Membangun Peradaban Tidak Perlu Lagi Mempersoalkan Perbedaan Perbesar

Kota Pangkalpinang – Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko mengapresiasi rencana desain pembangunan Masjid Agung Kubah Timah, di kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. Di mana, Masjid yang akan menjadi salah satu Ikon kota Pangkalpinang tersebut, akan berdiri berdekatan dan menyatu dengan tempat ibadah agama lain, yakni Gereja Maranatha dan Kelenteng Fuk Tet Che.

“Ini sebuah cerminan khazanah kota Pangkalpinang yang multietnis dan akan menjadi kunci untuk membangun peradaban,” kata Moeldoko, saat menyampaikan sambutan pada peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Kubah Timah Pangkalpinang.

Menurut Moeldoko, keberagaman adalah aset negara. Dan merawat keberagaman menjadi kunci utama untuk membangun sebuah peradaban. Untuk itu, Ia menyerukan agar masyarakat tidak lagi mempersolkan perbedaan etnis, suku, atau agama.

Panglima TNI 2013-2015 ini kemudian menceritakan dirinya dalam membangun Masjid Moeldoko, di kabupaten Jombang. Di mana perancang pembangunan Masjid adalah warga Bali dan beragama Hindu.

“Membangun peradaban itu tidak perlu lagi mempersoalkan perbedaan. Siapa, dari mana, apa agamanya. Mari kita hilangkan sikap-sikap seperti itu kalau ingin Indonesia menjadi negara besar,” tegas Moeldoko yang kini mendapat julukan Penjaga NKRI.

Pada kesempatan itu, Moeldoko juga mengajak masyarakat Pangkalpinang ikut berkontribusi dalam pembangunan Masjid Agung Kubah Timah, sehingga pembangunannya bisa cepat diselesaikan.

Pembangunan Masjid Agung Kubah Timah Pangkalpinang membutuhkan biaya sebesar Rp 64 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 35 miliar diambilkan dari APBD, dan sisanya dari donatur dan masyarakat sekitar Bangka Belitung yang ingin menyumbang.

Masjid akan menampung 200 jamaah, dan dilengkapi dengan ruang Islamic Center, ruang kelas untuk pembelajaran Islam, dan ruang serba guna untuk kegiatan masyarakat.

“Saya berharap masjid Kubah Timah akan menjadi pusat pendidikan karakter dan pusat kegiatan peradaban. Ini juga sebuah sebuah kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi bagian sejarah, dengan berkontribusi pada pembangunan masjid,” pungkas Moeldoko. (don/gus).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Dima Akhyar Mulai Pemetaan Internal PDP Kahyangan, Pembenahan Akan Berbasis Data 

14 Mei 2026 - 16:37

Lewat OSMA, Gus Fawait Ajak ASN Jember Hilangkan Ego Sektoral

14 Mei 2026 - 16:33

Gus Fawait Pasang Target Besar untuk Direksi Baru Perumda Kahyangan

14 Mei 2026 - 06:27

Jember Kembali Jadi Tuan Rumah Karnaval SCTV 2026, UMKM hingga Wisata Ikut Dipromosikan

13 Mei 2026 - 14:56

Birokrat di Balik PAD Rp1 Triliun Itu Kini Jadi Pj Sekda Jember

12 Mei 2026 - 16:31

Indeks Daya Saing Daerah 2025, Jember Ungguli Banyuwangi

12 Mei 2026 - 10:11

Trending di KABAR NUSANTARA