Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo ยท 14 Mei 2019

MUI dan FKUB Kabupaten Probolinggo Imbau Masyarakat Tak Ikut Gerakan People Power


					MUI dan FKUB Kabupaten Probolinggo Imbau Masyarakat Tak Ikut Gerakan People Power Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasyah

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) dam Forum Kerukunan Ummat Beragam (FKUB) Kabupaten Probolinggo, menolak dan angkat bicara soal ajakan aksi ‘People Power’ yang selama ini tersebar di jejaring di media sosial.

People Power adalah suatu ketidakpuasan terkait hasil pemilu yang belakangan ini mulai tersebar dalam bentuk ajakan untuk melakukan aksi.

Sekertaris MUI Kabupaten Probolinggo M Yasin secara tegas mengatakan, bahwa kegiatan people power merupakan tindakan inkonstitusional yang dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan terhadap situasi masyarakat yang kondusif saat ini.

“Hormati rangkaian proses rekapitulasi yang hingga saat ini masih terus berjalan dan dilaksanakan oleh KPU selaku pihak penyelenggara,” kata Yasin kepada Kabarpas.com, Selasa (14/5/2019).

Ia juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, untuk tidak terpengaruh atas ajakan people power yang selama ini berkembang.

“Saya menghimbau pada seluruh masyakarat tanpa terkecuali, untuk tidak terpengaruh ajakan people power,” terangnya.

Selain itu, dia mengingatkan pihak-pihak terkait untuk menempuh jalur hukum, apabila merasa tidak puas atau mendapati kejanggalan atas proses pemilu serentak tahun 2019.

“Aksi People power tidaklah menjadi solusi atau jawaban atas proses pemilu serentak di tahun 2019 ini,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragam (FKUB) Kabupaten Probolinggo, Idrus Ali. Ia menyatakan bagi pihak yang dirugikan harus menempuh jalur hukum sesuai mekanisme yang ada.

“Kalau merasa dirugikan, silahkan tempuh jalur hukum sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku sehingga memperoleh suatu kepastian yang jelas,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 122 kali

Baca Lainnya

PC PDNU Probolinggo Raya Resmi Dilantik, Bupati Haris Ajak Dokter Nahdliyin Tingkatkan Edukasi Kesehatan

1 November 2026 - 20:37

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp550 Juta kepada Ahli Waris Tiga Korban Karhutla Bromo

28 Oktober 2026 - 18:29

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Disiapkan Jadi Penggerak Sosial dan Ekonomi Digital

24 Oktober 2026 - 16:41

Kembangkan Jurnalis Berkualitas, PWI Probolinggo Raya Gelar UKW Angkatan LX

24 Oktober 2026 - 07:10

DPUPR Kabupaten Probolinggo Perkuat Penyelenggaraan Pengawasan Jasa Konstruksi

22 Oktober 2026 - 23:03

DPRD Kabupaten Probolinggo Gelar Paripurna Laporan Pansus Empat Raperda Inisiatif

21 Oktober 2026 - 19:45

Trending di Kabar Probolinggo