Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 21 Mei 2020

Orang Terkonfirmasi Positif Corona di Kabupaten Probolinggo Bertambah 31 Orang


Orang Terkonfirmasi Positif Corona di Kabupaten Probolinggo Bertambah 31 Orang Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasyah

 

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo. Hingga Kamis (21/5/2020) malam, jumlahnya bertambah 31 orang. Dengan demikian jumlah totalnya mencapai 75 orang dengan keterangan 59 orang masih dirawat dan 2 orang sembuh.

“Tambahan 31 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini berasal dari Kecamatan Banyuanyar sebanyak 2 orang, Kecamatan Tiris sebanyak 1 orang, Kecamatan Krucil sebanyak 1 orang, Kecamatan Gading sebanyak 1 orang, Kecamatan Pakuniran sebanyak 1 orang, Kecamatan Paiton sebanyak 2 orang, Kecamatan Besuk sebanyak 2 orang, Kecamatan Kraksaan sebanyak 8 orang, Kecamatan Krejengan sebanyak 5 orang, Kecamatan Pajarakan sebanyak 1 orang, Kecamatan Dringu sebanyak 6 orang dan Kecamatan Wonomerto sebanyak 1 orang,” kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, dari 31 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini, 11 orang diantaranya adalah tenaga medis dan pegawai rumah sakit dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan Puskemas Wonomerto.

“Alhamdulillah ke-31 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini dalam kondisi sehat wal afiat. Artinya masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala). Saat ini ke-31 orang ini sedang menjalani isolasi di rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis,” jelasnya.

Anang menegaskan tambahan 31 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini terbagi ke dalam beberapa klaster. Yakni, 10 orang dari Klaster Temboro dan Kontak Erat Temboro dan 11 orang dari Klaster Pelangi yang sebagian besar adalah pemudik dari hasil karantina desa.

“Sementara 10 orang tenaga medis dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan ada dugaan sebagian ada hubungannya dengan Klaster Sukolilo. Tetapi mereka masuk dalam generasi keempat dan kelima. Sebagian lagi masih belum jelas apakah betul dia tertularnya di rumah sakit atau pada saat berada di luar rumah sakit,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo