Reporter : Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Orang tua diminta untuk pro aktif dalam upaya mempersiapkan generasi mandiri dan trampil dalam meraih mimpinya. Hal itu sesuai dengan tema seminar yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersinergi dengan Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Kabupaten Probolinggo di auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (5/12/2017).
Seminar ini dibuka oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Probolinggo Muh. Happy dan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Nunung Timbul Prihanjoko didampingi Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Sudjilawati Soeparwiyono.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari Ketua DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD), IGTKI Kabupaten Probolinggo, para Guru TK, DWP Kecamatan, TP. PKK Kecamatan dan para pelajar SMA.
Sebagai narasumber hadir Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktifitas pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo Priharjoto Lestari dan Kabag Binops Ditbinmas Polda Jatim Dr. Dody Eko Wijayanto.
Dalam sambutannya Muh. Happy menjelaskan bahwa menjadi orang tua haruslah memiliki peran yang penting bagi anak-anak. Memberikan pendidikan di dalam keluarga itu salah satu pendidikan yang utama. “Orang tua harus bisa memberikan contoh yang baik dalam hal ketauladanan di kehidupan sehari-hari,” katanya.
Menurut Happy, dengan intelektual yang tinggi di zaman sekarang ini haruslah didampingi dengan perilaku dan akhlak yang baik. “Sebagai orang tua harus menyelamatkan anak-anak kita dan dasarilah dengan ilmu dan iman. Sebab dengan iman dan ilmu nantinya akan merubah derajat anak-anak kita,” tukasnya.
Hal senada disampaikan Dody Eko Wijayanto dari Kabag Binops Ditbinmas Polda Jatim. Menurutnya, perlu adanya sinergitas antara guru dan murid untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas dan mencetak generasi muda yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
“Jadilah seorang guru dan pelajar yang serius. Peran guru di sekolah dan peran orang tua di rumah selalu bersinergi yakni saling menjaga dan mengarahkan generasi muda dengan baik agar supaya tidak mudah terpengaruh negatif oleh kemajuan jaman era digital,” ujarnya. (pu2t/nis)

















