Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com- Kebakaran hebat ini terjadi di perusahaan pengolahan kayu milik PT. Harigo Wood Indonesia (HWI), di Desa Wringin Anom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa (23/07/2019).
Bahan material yang mudah terbakar disertai angin kencang di sekitar lokasi kejadian, membuat api sulit dipadamkan secara manual.
Api pertama kali diketahui dari gudang material koral (tempat limbah kayu) , dan kemudian membesar dan merembet ke ruang boiler.
Kebakaran ini diketahui pertama kali oleh security perusahaan, sekitar jam 5 sore, namun kobaran api tidak bisa dipadamkan dan kian membesar.
Kepada wartawan Kabarpas.com, security perusahaan, Zainudin menjelaskan, kejadian ini terjadi saat karyawan sudah pulang.
“Saya pas kontrol ada kobaran api, kemudian ambil apar. Namun api sudah besar dan tidak bisa ngatasi. Kemudian telepon Polsek dan Damkar,“ jelasnya.
“Api besar, saya padamkan dengan cara manual tidak bisa. Akhirnya hanya pasrah menunggu mobil Damkar tiba,” tambahnya.
Kendati demikian, ia mengaku belum tahu pasti apa penyebab dari kebakaran tersebut.
“Tidak tahu pasti penyebabnya dari apa. Dan saya rasa tidak ada korban karena kondisi pabrik sedang kosong, karena karyawan pulang sekitar jam 3 sore,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tongas AKP Tavip, ketika dikonfirmasi menuturkan, pihaknya sejatinya sudah menghubungi petugas Damkar untuk segera datang. Namun, mungkin karena ada pengaspalan sehingga agak terlambat datang.
“Selang 2 jam kemudian, setelah datang 3 unit Damkar, api baru bisa dijinakan sekitar jam 8 malam,” tuturnya.
“Hasil dari keterangan saksi tidak ada korban. Namun, tentang kerugian dan penyebabnya kita masih dalami, tunggu api benar-benar padam,” tutupnya. (wil/gus).

















