Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 20 Sep 2016

Para Pemusik Cilik Banyuwangi Akan Unjuk Kebolehan di Konser Lalare Orchestra


					Para Pemusik Cilik Banyuwangi Akan Unjuk Kebolehan di Konser Lalare Orchestra Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Anak muda Banyuwangi terus menunjukkan kecintaannya akan kesenian lokalnya. Setelah sebelumnya ribuan generasi mudanya membawakan Gandrung Sewu. Kini giliran para pemusik cilik Banyuwangi akan beraksi dalam sebuah konser musik tradisional. Konser Lalare Orchestra namanya. Pertunjukan musik ini akan digelar Sabtu  (24/09/2016) besok, di Gedung Seni Budaya (Gesiblu).

Sebanyak 100 anak dari berbagai tingkatan sekolah dasar dan SMP di Banyuwangi akan memainkan beragam alat musik khas. Gendang, rebana, dan angklung yang akan dimainkan dalam sebuah orkestra yang menarik.

“Beragam festival dan tradisi yang digelar sinergi banyak pihak di Banyuwangi menjadi pendorong iklim berkesenian di Banyuwangi. Banyak anak berlatih seni di sanggar-sanggar seni yang memunculkan bakat-bakat baru. Event ini digelar untuk mewadahi kreativitas para pemusik cilik yang mulai tumbuh subur di Banyuwangi,” kata Pelaksana Tugas (Plt), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), MY Bramuda kepada Kabarpas.com, Selasa (20/09/2016).

Bramuda mengatakan, gairah berkesenian itu pula yang secara tidak langsung ikut mendorong pengembangan pariwisata di Banyuwangi.

”Ada segmen wisatawan yang memang penggemar seni-seni tradisi, mereka senang melihat banyak penampilan seni tradisi. Dengan banyaknya anak-anak yang berlatih, termasuk melalui Lalare Orchestra, tentu semakin mudah melakukan regenerasi. Ini keunggulan Banyuwangi karena warganya cinta seni tradisi. Saat daerah lain susah melakukan regenerasi, di Banyuwangi relatif berjalan cukup baik,” ujar Bramuda.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Samsudin Adlawi mengatakan, ratusan anak ini akan membawakan 13 lagu dari berbagai genre. Mulai musik dangdut, pop, blues, dan lagu dari Madura.

“Kami ingin menunjukkan bahwa musik tradisional ini bisa untuk mengiringi beragam jenis musik, tanpa harus menghilangkan identitas asal musik itu sendiri,” ujar Samsudin kepada Kabarpas.com.

Para pemusik cilik ini berlatih ajeg di bawah para pegiat musik Banywuangi di bawah naungan DKB. Pertunjukan musik Lalare Orchestra ini sebelumnya telah masuk dalam rangkaian Banyuwangi Festival 2015.

Selain memainkan musik, pertunjukan ini akan diselingi tarian Kuntulan yang dibawakan 20 personel Lalare. “Di tengah-tengah konser, ada 20 pemain musiknya yang juga akan menunjukkan kebolehan menarinya. maklum saja, karena mereka selain jago bermusik, juga bisa menari,” imbuh Samsudin.

Kelompok kesenian Lalare Orchestra dari Kabupaten Banyuwangi ini berhasil meraih penghargaan tingkat dunia dari Pasific Asia Travel Association (PATA) kategori heritage and culture. Penghargaan diserahkan di sela-sela acara PATA Travel Mart di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Banten, Jumat (09/09/2016) lalu.

PATA adalah asosiasi pariwisata yang terdiri atas 970 organisasi/entitas kepariwisataan, 100 maskapai penerbangan, 150 institusi pendidikan/universitas/ pusat kajian pariwisata,  dan ribuan perusahaan pariwisata.

Penghargaan ini pula yang menginspirasi mereka untuk mengangkat tema “Nyerambahi Jagat” pada konser Sabtu depan.

“Mereka telah mampu menunjukkan kemampuannya dan mendapatkan penghargaan internasional. Dengan tema ini pun, mereka berharap kiprah musiknya akan terus berkibar dengan membawa bendera kesenian Banyuwangi,” pungkas Samsudin. (dik/gus).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras