Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 24 Nov 2014

Para PSK Ini Menangis, Saat Diperiksa di Mako Satpol PP


Para PSK Ini Menangis, Saat Diperiksa di Mako Satpol PP Perbesar

Bangil (Kabarpas.com) – Sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) menangis dan meratapi nasibnya, saat diperiksa di Mako Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Para PSK ini sendiri sejatinya baru saja terjaring razia Satpol PP dari dua tempat yang ada di wilayah kabupaten setempat.

Suliana (30) salah satu PSK yang terjaring dalam razia tersebut mengaku, kalau dirinya baru sepekan terakhir menjajakan diri sebagai wanita pemuas nafsu pria di wilayah Pasar Baru Ngopak. Namun, belum banyak yang didapatkan, ia justru terlebih dulu terjaring razia.

“Saya baru semingguan mas, jadi PSK di sana (Pasar Baru Ngopak. Red),” aku Suliana kepada Kabarpas.com, saat ditemui di Mako Satpol PP yang berada di Kompleks Perkantoran Pemkab Pasuruan, Raci, Pasuruan, Senin (24/11/2014) siang.

Sementara itu, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Ajar Dollar mengatakan, bahwa razia PSK tersebut digelar sebagai langkah penegakan perda nomor10 tahun 2001 tentang pemberantasan prostitusi di Kabupaten Pasuruan.

“Dari hasil razia pada hari ini, kami berhasil mengamankan 10 PSK di dua lokasi yang berbeda. Yakni, di Kedondong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan. Dan juga di wilayah Pasar Baru Ngopak,” terangnya kepada Kabarpas.com

Ia menjelaskan, bahwa pada saat dilakukan razia tersebut, beberapa orang psk ini ada yang ditangkap ketika hendak melayani tamu. Sedangkan beberapa orang lainnya, ada yang tengah menunggu tamunya. Ajar menambahkan, kalau razia ini dilakukan sekitar pukul 10.00 sampai 14.00 wib.

“Razia yang kami lakukan ini bukanlah pertama kali. Sebab kami sudah berkali­kali menggelar razia. Namun, hal ini tak membuat para PSK berkurang. Justru masih saja ada PSK yang tetap bandel menjajahkan diri di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya. (ajo/sym).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Ratusan Petani Silo Hadapi Ancaman Kehilangan Lahan, Polemik Pembangunan Batalyon TP Menguat 

14 Juni 2026 - 09:56

Kriminalisasi Pengalihan Objek Fidusia: Menjaga Kepercayaan dalam Sistem Pembiayaan

8 Juni 2026 - 22:56

Ratusan Bikers Honda Ramaikan Vario Street Nation di Surabaya

6 Juni 2026 - 21:13

HLUN 2026 di Jember, Lansia Disebut Sumber Kebijaksanaan dan Pilar Pembangunan Bangsa

6 Juni 2026 - 15:03

Acer Luncurkan Laptop AI untuk Dunia Kerja, Janjikan Produktivitas Tinggi hingga 30 Jam Tanpa Cas

3 Juni 2026 - 20:20

Rupiah Melemah Masyarakat Tidak Lengah Mulai Investasi Emas di BRI

3 Juni 2026 - 14:25

Trending di Berita Pasuruan