Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 16 Sep 2023

Pasca Kebakaran Bromo, Warga Tengger Kerja Bhakti Bersihkan Rumput Kering


Pasca Kebakaran Bromo, Warga Tengger Kerja Bhakti Bersihkan Rumput Kering Perbesar

Pasuruan, kabarpas.com – Pasca kebakaran di gunung Bromo, ratusan warga Tengger kerja bakti membersihkan rumput kering di sekitar lahan terdampak kebakaran Gunung Bromo. Warga yang mayoritas pelaku jasa wisata ini berharap agar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru bisa segera kembali dibuka.

Ada Sekitar 500 warga dari empat daerah di sekitar Gunung Bromo berkumpul untuk kerja bakti sejak pagi hari pada Jumat (15/9/2023). Mulai dari wilayah Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggi, Kabupaten Malang, hingga Kabupaten Lumajang.

Masing-masing dari mereka ada yang membawa sabit hingga mesin pemotong rumput. Mereka berpencar ke sejumlah titik untuk memotong rumput kering.

Utamanya di jalur akses wisatawan di kawasan TNBTS.

“Kita para pelaku wisata juga membuat sekat bakar dan membersihkan rumput ilalang, untuk persiapan bromo buka kembali,” ujar Widian Dharma Singgih, Ketua Paguyuban Jeep Brang Kulon, Tosari, Pasuruan.

Para pelaku jasa wisata di kawasan Gunung Bromo sangat berharap agar kawasan TNTS bisa kembali dibuka.

Pasalnya sektor wisata sangat terpukul dengan adanya kebakaran Gunung Bromo.
Selama sepekan lebih kawasan TNBTS ditutup, sektor usaha seolah-olah hidup segan mati tak mau.

Mulai dari usaha jasa sewa jeep Bromo, homestay dan penginapan, serta usaha kuliner terpaksa tutup.

Bahkan warung-warung di depan bukit Teletubies terlihat kosong dan hanya menyisakan rangka kayu.

“Kami kasihan para pelaku wisata tidak bisa bekerja, ” ungkapnya.

Singgih juga berpesan kepada para wisatawan agar lebih peduli dalam menjaga kelestarian alam apabila nantinya kawasan Gunung Bromo dibuka. Pasalnya hanya karena keteledoran oknum wedding organizer yang menggunakan flare api, 500 hektar lebih lahan perbukitan di wilayah TNBTS seluruhnya menghitam.

“Wisatawan silahkan datang lagi, nikmati bromo yang eksotis ini, tapi jangan sampai terulang lagi kejadian yang kemarin,” pungkasnya. (emn/gus).

Artikel ini telah dibaca 53 kali

Baca Lainnya

Gelar Rangkaian Acara September 2026, Ascent Premiere Pasuruan Wadahi Gaya Hidup Sehat dan Kreativitas Keluarga

28 Agustus 2026 - 17:13

Diduga Salahgunakan Pertalite, Minibus Kabur dari SPBU hingga Dikejar Warga

28 Agustus 2026 - 11:23

Road to Kilau Raya Hadir di Pati, Kota Kelima dalam Rangkaian Pesta Rakyat MNCTV

28 Agustus 2026 - 10:24

Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam

28 Agustus 2026 - 07:10

Blogger dan Vlogger Nasional Intip Pendidikan Vokasi Honda di SMK Muhammadiyah 2 Genteng

28 Agustus 2026 - 06:39

Dari Tambak Beras untuk NU dan Indonesia: Para Hafidz Gelar Semaan 30 Juz Selama Muktamar NU ke-35

28 Agustus 2026 - 06:18

Trending di KABAR NUSANTARA