Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 28 Apr 2026

Pemkab Jember Ubah Skema Beasiswa: Sekali Dapat, Dijamin hingga Lulus


Pemkab Jember Ubah Skema Beasiswa: Sekali Dapat, Dijamin hingga Lulus Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Pemkab Jember mengubah skema program beasiswa bagi mahasiswa dengan menekankan aspek keberlanjutan. Dalam pernyataan terbarunya pada agenda Pro Gus’e Update di RSD Balung, Senin (27/4/2026), Bupati Muhammad Fawait menyebut kebijakan ini sebagai upaya menjaga stabilitas akses pendidikan tinggi bagi warga.

Fawait mengatakan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp75 miliar untuk program tersebut. Salah satu perubahan utama terletak pada mekanisme penerimaan: mahasiswa yang sudah terdaftar sebagai penerima beasiswa tidak lagi diwajibkan mengikuti seleksi ulang setiap tahun.

“Di era Jember Baru Jember Maju, sekali mendapatkan beasiswa, maka dia akan terus mendapatkan beasiswa sampai lulus,” tandasnya.

Namun, keberlanjutan bantuan tetap disertai syarat. Mahasiswa penerima diminta menjaga komitmen akademik, termasuk capaian indeks prestasi kumulatif (IPK), sebagai indikator kelayakan untuk tetap menerima bantuan.

Dari sisi realisasi, Pemkab Jember mencatat sebanyak 6.024 mahasiswa telah siap menerima pencairan dana dalam pekan ini. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 7.037 mahasiswa yang terdata, dengan sisanya masih dalam proses melengkapi administrasi.

Pemerintah daerah memberikan tenggat tambahan bagi mahasiswa yang belum memenuhi persyaratan, yakni pada 1 hingga 8 Mei 2026 melalui Dinas Pendidikan.

Selain bantuan uang kuliah tunggal (UKT) yang dijadwalkan cair pada akhir April, Pemkab Jember juga menyiapkan komponen bantuan biaya hidup (living cost). Bantuan ini direncanakan disalurkan pada akhir Mei 2026 untuk kebutuhan enam bulan ke depan.

Di sisi lain, pemerintah daerah belum membuka pendaftaran beasiswa untuk angkatan 2026. Fawait menyebut, keputusan tersebut diambil untuk menunggu rampungnya proses seleksi masuk perguruan tinggi di berbagai jalur.

Menurutnya, penundaan ini dimaksudkan agar mahasiswa baru memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses program beasiswa setelah status penerimaan mereka di kampus sudah jelas.

“Pendaftaran akan dibuka setelah seluruh rangkaian penerimaan mahasiswa baru selesai, supaya semua punya peluang yang sama,” kata dia.

Pemkab Jember berharap, melalui skema ini, hambatan biaya tidak lagi menjadi alasan utama mahasiswa menghentikan pendidikan. Dalam jangka panjang, program ini juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Booth Honda Jadi Daya Tarik Pengunjung di Festival Rujak Uleg 2026

11 Mei 2026 - 09:47

Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram

11 Mei 2026 - 09:42

BPBD Jember Lakukan Asesmen Cepat Kebakaran Rumah Akibat Gas Bocor di Banjarsengon 

11 Mei 2026 - 08:02

Rutan Kraksaan Gandeng TNI-Polri Razia Blok Wanita Bebas Narkoba

11 Mei 2026 - 07:50

Groundbreaking Hotel Azana Style Probolinggo, Dorong Pertumbuhan Investasi dan Sektor Pariwisata

11 Mei 2026 - 07:41

Honda Premium Matic Day Hadir di 8 Kota, Cek Lokasinya!

10 Mei 2026 - 10:22

Trending di Kabar Otomotif