Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 14 Okt 2025

Pemkot Pasuruan Gelar Istigosah dan Doa Bersama


Pemkot Pasuruan Gelar Istigosah dan Doa Bersama Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Ruas Jalan Pahlawan Kota Pasuruan pada Senin (13/10) terasa lebih ramai dari biasanya. Ratusan orang berbusana nuansa putih memadati area depan kantor Wali Kota. Lantunan zikir dan doa tak henti dikumandangkan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Kota Pasuruan aman.

Malam itu, Pemerintah Kota Pasuruan sengaja menyelenggarakan istigosah dan doa bersama yang menjadi upaya untuk menjaga kerukunan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat Kota Pasuruan.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, saat memberikan sambutan menyatakan bahwa Kota Pasuruan dianugerahi nikmat berupa masyarakat yang guyub rukun serta harmonis di tengah keragaman suku bangsa dan agama. Bentuk syukur atas nikmat tersebut, termanifestasi dalam kegiatan istigosah sebagai ikhtiar “jalur langit” untuk terus menguatkan kebersamaan.

“Mari kita bersama sama berdoa kepada Allah, dengan sekian banyak tantangan, ancaman, dan hambatan, semoga Kota Pasuruan terjaga keamanan dan ketertibannya. Bukan hanya jadi tanggung jawab aparat, tapi juga kita bersama” ujar Mas Adi pada kegiatan yang didominasi kehadiran ratusan ASN ini.

Ia juga menyampaikan bahwa tantangan setiap zaman berbeda-beda. Mas Adi menyatakan di era sekarang, tantangan yang nyata adalah menjaga kondusifitas di tengah rongrongan oknum-oknum yang mencoba mengganggu stabilitas keamanan.

“Alhamdulillah sampai saat ini Kota Pasuruan dengan berbagai suku dan agama, hari ini tetap dikenal sebagai kota yang masyarakatnya harmonis, guyub rukun. Ini jadi modal luar biasa dalam pembangunan” imbuhnya

Mas Adi yang malam itu didampingi oleh Wawali M Nawawi dan jajaran Forkopimda lainnya, juga menguraikan bagaimana jika masing-masing individu mengimplementasikan kehidupan yang berlandaskan akhlakul karimah untuk mewujudkan ketertiban, niscaya akan terwujud apa yang disebut dengan kesalihan sosial menuju jati diri kota santri yang sejati.

“Untuk itu mari kita jaga warisan para kyai, habaib, dan para ulama pendahulu yang telah lebih dulu berikhtiar membuat Kota Pasuruan berdiri tegak di atas kerukunan. Ayo jaga kondusifitas dengan baik” lanjut Mas Adi.

Mas Adi memungkasi sambutannya dengan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Forkopimda yang selama ini bergandengan tangan dan secara aktif membersamai pembangunan yang telah dicanangkan oleh pemerintah. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Resmi Diumumkan! Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar

6 Mei 2026 - 20:56

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Pemkab Jember Buka Lowongan Survei Pajak, Gaji Rp2,85 Juta per Bulan 

6 Mei 2026 - 14:04

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Trending di Berita Pasuruan