Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 12 Jan 2022

Pemkot Pasuruan Mulai Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen


Pemkot Pasuruan Mulai Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan sudah mendapat izin untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Alhasil, seluruh sekolah SD dan SMP Negeri dan Swasta di Kota Pasuruan bisa melaksanakan PTM 100 persen mulai akhir Januari 2022.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Mualif Arief mengungkapkan, seluruh sekolah siap melaksanakan PTM 100 persen pada tanggal 24 Januari 2021.

“Lingkungan pemerintah kota pasuruan sudah memenuhi syarat melaksanakan PTM 100 persen karena sudah PPKM Level 1, ditambah vaksinasi tenaga pendidik diatas 80 persen dan vaksinasi lansia diatas 50 persen,” ujarnya.

Meskipun seluruh siswa bisa ikut pembelajaran tatap muka, namun durasi pelajaran masih dibatasi maksimal 6 jam pelajaran.

“Pelaksanaan PTM 100 persen wajib diikuti oleh seluruh peserta didik dengan maksimal 6 jam pelajaran selama 6 hari seminggu,” ungkapnya.

Untuk menghindari kerumunan, pihak sekolah juga wajib melakukan pengaturan mobilitas siswa pada waktu datang dan pulang sekolah.

“Maksimal diberi jeda 30 menit gantian tiap kelas saat masuk gerbang dan pulang sekolah, ” imbuhnya.

Selain itu, kantin sekolah pun masih belum diperbolehkan buka selama pembelajaran tatap muka. Demi keamanan para guru menghimbau siswa untuk tetap membawa bekal makanan dan minuman masing-masing dari rumah. “Kantin belum bisa beroperasi, peserta didik wajib bawa bekal dari rumah ” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Ayik ini juga tetao mengingatkan peran satgas Covid di sekolah untuk tetap memperketat protokol kesehatan.
Sebab kebijakan PTM 100 persen bisa dicabut apabila dalam jangka waktu 2 minggu berturut-turut terjadi penyebaran covid-19 di lingkungan sekolah.

“Bahkan kegiatan olahraga dan ekstrakulikuler ditiadakan selama 2 bulan percobaan. Pihak sekolah juga menyediakan masker cadangan minimal 50 persen dari jumlah siswa, handsanitizer, tempat cuci tangan dan prokes lainnya,” pungkasnya. (emn/ida).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Pasuruan Serahkan Bansos RTLH, Dorong Terwujudnya Rumah Sehat dan Layak Huni

13 Agustus 2026 - 09:43

Ratusan Pelajar SMP di Kota Pasuruan Meriahkan Lomba Dolanan Tradisional 

1 Agustus 2026 - 18:54

Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan Ikuti MPLS, Wali Kota Tekankan Sekolah Ramah Tanpa Bullying

1 Agustus 2026 - 13:53

Sinergi Penguatan Kesejahteraan Keluarga: TP PKK Jatim Lakukan Monitoring dan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kota Pasuruan

24 Juli 2026 - 20:25

Kunjungi Sekolah Rakyat Pasuruan, Mensos Gus Ipul Ancam Sanksi Tegas Pelaku Bullying dan Kekerasan

17 Juli 2026 - 16:54

Ribuan Warga Semarakkan Jalan Sehat Peringatan HUT Dekranasda, HKG PKK, dan Hari Koperasi di Taman Harmoni

12 Juli 2026 - 14:31

Trending di Berita Pasuruan