Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Dua pengendara motor (boncengan) di tabrak Kereta Api di perlintasan tanpa palang pintu, yang ada di Kelurahan Kebon Sari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Selasa (5/5/2019).
Akibat kecelakaan ini, seorang bernama Didik Yanto hartono (50), warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo tewas di TKP, dan seorang lainya yang di bonceng bernama Syamsudin (45) warga yang sama kondisinya kritis.
Kepada Wartawan kabarpas.com, warga setempat, Seniman menuturkan , kecelakaan ini terjadi ketika, mereka berdua mengendarai motor matic nopol N4773 QY, melintas dari Barat ke Timur.
Di tempat kejadian Didik Yanto Hartono yang membonceng tiba-tiba menyelonong menyebrang perlintasan tanpa palang pintu tersebut.
Naas, ketika menyebrang saat itu pula melintas Kereta Api Ranggajati dari arah Selatan ke Utara, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan.
Kerasnya tabrakan, memaksa kedua korban terpental hingga sejauh kurang lebih 10 meter dari tempat jadian.
“Menerombol pak, mungkin keburu atau tidak mengetahui kalau ada Kereta Api Melintas, Karena Alarm Peringatan di Perlintasan ini lama tidak menyala, karena aki dicuri oleh orang tidak dikenal,” ujar Seniman.
“Parah yang satu meninggal di tempat karena lukanya di sekitar kepala dan dada, satunya luka serius di bagian yang sama, dan dibawa ke RSUD Dr Moh Saleh,” tambahnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Kemaji, menghimbau kepada pengguna jalan, yang melintas di jalan ini hendaknya berhati hati , jarak pandang yang sempit dan tanpa palang pintu jalur ini rentan terjadi kecelakaan.
“Kita upayakan dan koordinasi dengan instansi terkait secepatnya, agar alarm dapat nyala kembali, dan kita usahakan palang pintu, ” tutupnya. (wil/gus).

















