Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 1 Jan 2019

Pengunjung Gunung Bromo Memadat, Jalur Wisata Tersendat


Pengunjung Gunung Bromo Memadat, Jalur Wisata Tersendat Perbesar

Pesona Gunung Bromo seakan tak pernah pudar dan selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Sehingga tak heran bila di objek wisata ini kerap menjadi alternatif tersendiri bagi para wisatawan untuk merayakan tahun baru mereka. Seperti apa keramaian gunung yang menjadi salah satu objek wisata terpopuler di dunia ini di saat tahun baru 2019. Berikut laporannya.

________________________________________

Laporan : Moch Wildanov, Wartawan Kabarpas biro Probolinggo.

________________________________________

KABARPAS.COM – WISATA Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo masih menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk merayakan pergantian tahun baru 2018 – 2019.

Dampak dari banyaknya jumlah pengunjung untuk merayakan momen pergantian tahun berimbas pada kemacetan jalur menuju wisata ini.
Titik macet berada di kawasan pintu masuk seruni point, Cemoro Lawang dan Ngadisari.

Bahkan, waktu bersamaan pengunjung untuk meninggalkan dan mendatangi kawasan Bromo, menjadikan jalur sempit serta ramainya pengunjung diduga menjadi pemicu kemacetan ini.

“Macet mas, tidak bisa turun, saya sudah setengah jam di Ngadisari dan Bromo memang Ramai,” ujar Firman pengunjung asal Krian Sidoarjo ini.

Kepada wartawan Kabarpas, Firman mengaku memilih Bromo untuk liburan tahun baru, karena ia ingin sekali melihat sunrise (matahari terbit).

“Saya memang sengaja merayakan tahun Baru di Bromo karena ingin melihat matahari terbit pertama kali di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ega Prayudi menjelaslan, trouble di kawasan Bromo memang selalu terjadi di saat perayaan pergantian tahun.

Untuk mengantisipasi pihaknya sudah mengerahkan total sekitar 15 personil dari Polres dan Satlantas sejak H -2. Personil tersebut telah ditempatkan di titik yang sering terjadi macet seperti Wonokerto, Ngadisari, dan pintu masuk untuk mengurai kemacetan.

“Diharapkan kedisiplinan pengendara dan sikap emosi tidak saling mendahului agar kemacetan segera tertangani, ” tutupya. (***/titin sukmawati).

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Bantah Laporan APERSI, REI Jember Tegaskan Pemkab Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR 

23 Juli 2026 - 06:12

PBNU – Kemenkes Sepakat Perkuat Kerjasama Sukseskan Program Pemerintah Bidang Kesehatan Masyarakat

22 Juli 2026 - 16:14

Ketua DPRD Jember Jadi Pengisi Bunga Desaku, Warga Mayang Sampaikan Beragam Aspirasi

22 Juli 2026 - 15:11

Trending di KABAR NUSANTARA