Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 6 Agu 2017

Pengurus APSI Kabupaten Probolinggo Dikukuhkan


					Pengurus APSI Kabupaten Probolinggo Dikukuhkan Perbesar

Reporter : Dimaz Zidan

Editor : Agus Hartanto

___________________________________

Probolinggo (Kabarpas.com) – Pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Probolinggo masa bhakti 2017-2022 secara resmi dikukuhkan oleh Sekretaris APSI Provinsi Jawa Timur Ahmad Hasyim. Acara pengukuhan ini dilakukan di Aula SMP Hati Billingual Boarding School (BBS) Kraksaan di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.

Pengukuhan ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Hati yang juga anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Aminuddin, M.Si, Ketua APSI Provinsi Jawa Timur Kusnowo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Dewi Korina, Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo dan para pengawas sekolah se-Kabupaten Probolinggo.

Joko Rohani Sanjaya dipercaya untuk memimpin APSI Kabupaten Probolinggo masa bhakti 2017-2022. Dalam kesempatan tersebut, Joko Rohani Sanjaya menyerahkan buku Supervisi Akademik kepada Hasan Aminuddin.

Dalam sambutannya Hasan Aminuddin menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus APSI Kabupaten Probolinggo yang baru saja dikukuhkan dengan harapan semoga diberi kekuatan lahir dan batin.

“Setiap manusia yang berkumpul menjadi pengurus organisasi apapun itu mempunyai konsekuensi dunia dan akhirat. Tatkala jelek, maka akan menjadi buah bibir yang tidak baik dan sebaliknya. Belum lagi nanti diakhirat akan diminta pertanggungjawaban atas amanah yang diterimanya oleh malaikat,” katanya.

Menurut Hasan, marwah dan wibawa seorang pengawas sekolah tergantung kepada dirinya sendiri. Jika tidak mempunyai kekuatan lahir dan batin, maka orientasinya adalah amplop. “Jika sudah begitu, lebih baik mundur dari pengawas,” tegasnya.

Hasan meminta kepada para pengawas dalam bertindak agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan syariat agama. Jika memang memperbolehkan menggunakan SPj yang dikeluarkan, maka halal hukumnya.

“Saya akan selalu memberikan support setiap kebijakan publik yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan syariat agama. Jangan takut dan jangan pernah ada keraguan untuk melaksanakan kinerjanya tatkala itu sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan syariat agama,” terangnya.

Sesuai dengan aturan perundang-undangan, maka saat ini keberadaan Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) di setiap kecamatan sudah dihapus. Oleh karena itu Hasan mengharapkan agar dengan tidak adanya Cabang Dispendik ini peran pengawas sekolah bisa lebih maksimal karena langsung kepada Dispendik Kabupaten Probolinggo.

“Semoga menjadi motivasi bagi semua pengawas sekolah yang ada di Kabupaten Probolinggo. Kalau semua diniati ibadah, Insya Allah semuanya akan berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara Sekretaris APSI Provinsi Jawa Timur Ahmad Hasyim mengungkapkan bahwa APSI adalah organisasi profesi dimana anggotanya semua pengawas sekolah, baik umum maupun di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

“APSI ini menjadi wadah semua para pengawas sekolah berada di kabupaten/kota, provinsi hingga pusat di Jakarta. APSI kabupaten/kota adalah wadah organisasi pengawas sekolah di tingkat paling bawah. Oleh karena itu, koordinasi dan konsolidasi dari kabupaten/kota menjadi wewenang dari provinsi dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pengawas sekolah,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Hasyim menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus APSI Kabupaten Probolinggo yang telah dikukuhkan dengan harapan mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.

“Bagaimana APSI bisa meningkatkan kompetensi pengawas sekolah dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Sebab jika pengawasnya bagus, tentu kepala sekolah dan gurunya juga bagus. Sehingga nantinya akan berdampak kepada kualitas pendidikan anak didiknya,” jelasnya.

Tidak lupa Hasyim memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Pondok Pesantren Hati yang telah memberikan fasilitas kepada para pengurus APSI Kabupaten Probolinggo.

“Kami tunggu bukti nyata sinergitas dari pengurus APSI dengan Pemkab Probolinggo dalam rangka meningkatkan kompetensi pengawas sekolah untuk membangun pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Karena pengurus dan anggota APSI ini adalah pengawas sekolah yang masih aktif dan berada di fungsional,” katanya.

Terpisah Ketua APSI Kabupaten Probolinggo Joko Rohani Sanjaya bertekad akan terus meningkatkan kompetensi para pengawas sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di kabupaten Probolinggo.

“Kami akan bekerja sesuai dengan visi dan misi APSI Kabupaten Probolinggo. Salah satunya profesional dengan terus meningkatkan kompetensi pengawas dan amanah melaksanakan tanggung jawab sebagai pengurus APSI di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya. (zid/gus).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras