Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 11 Jan 2017

Peringati Hari Sejuta Pohon, Begini Aksi yang Dilakukan Guru dan Pelajar MI di Sidoarjo


					Peringati Hari Sejuta Pohon, Begini Aksi yang Dilakukan Guru dan Pelajar MI di Sidoarjo Perbesar

Sidoarjo (Kabarpas.com) – Puluhan siswa dan guru MI Sunan Kalijogo, Ketimang, Wonoayu, Sidoarjo melakukan aksi mencabuti paku yang ada di pohon. Aksi ini mereka gelar di depan sekolah setempat untuk memperingati hari sejuta pohon sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Januari.

Kepala MI Sunan Kalijogo, Achmad Syamduin mengatakan bahwa selain makanan dan minuman sebagai kebutuhan hidup manusia, pohon juga merupakan kebutuhan manusia. Pasalnya, manusia bernafas atau menghirup udara yang dikeluarkan oleh pohon.

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak kepada para siswa dan guru agar turut berpartisipasi melestarikan lingkungan agar pohon-pohon ini tetap tumbuh sehat dan tidak mati.

“Kami mengajak para guru dan anak didik, agar mensosialisasikan kepada masyarakat sekitarnya bahwa dengan mencabut paku dan menanam pohon, ini merupakan wujud sosial terhadap alam, supaya pohon-pohon ini tetap tumbuh sehat,” ujar Syamsudin kepada Kabarpas.com.

Selain itu, Syamsudin mengimbau kepada masyarakat agar tidak memasang iklan di pohon dengan cara memaku atribut iklan tersebut. Agar pohon tidak mati dan manusia bisa menghirup udara yang dihasilkan oleh pohon tersebut.

Dengan menggunakan alat seadanya seperti catut, tang dan palu catut, siswa dan guru ini langsung mencabuti paku yang berada di pohon. Paku-paku ini bekas atribrut atau iklan yang dipasang di pohon oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab.

Paku-paku ini diduga sudah beberapa bulan berada di pohon, sehingga siswa dan guru ini harus mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk bisa mencabut pakut tersebut. Pasalnya, paku tersebut sudah berkarat dan sudah lama berada di pohon.

Salah satu siswi MI Sunan Kalijogo, Riska Nur Amalia mengaku kesulitan saat mencabut paku yang berada di pohon. Karena paku tersebut sudah berkarat. Meski begitu, Riska dan teman-temannya tetap semangat mencabuti paku-paku tersebut.

“Paku ini sudah berkarat sehingga kami sulit mencabutnya. Tapi alhamdulilah, paku tersebut bisa kami cabut,” ucap Riska kepada Kabarpas.com.

Selain mencabut paku yang berada di pohon, puluhan siswa dan guru ini juga melakukan aksi tanam pohon. Sejumlah pohon ini ditanam di sekitar halaman sekolah sebagai upaya untuk melestarikan lingkungan. (and/tin).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras