Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 12 Sep 2019

Pospeda VIII, Ajang Gali Potensi Santri Pondok Pesantren


Pospeda VIII, Ajang Gali Potensi Santri Pondok Pesantren Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo menggelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) VIII tahun 2019 di Pondok Pesantren Bani Rancang Desa Lemah Kembar Kecamatan Sumberasih.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Santoso ini mengambil tema “Mengokohkan Karakter, Sportivitas, Kebersamaan dan Budaya untuk Kejayaan Negeri”.

Pospeda tahun 2019 ini diikuti oleh 460 orang santri dari 57 pondok pesantren se-Kabupaten Probolinggo. Cabang olahraga dan seni yang diperlombakan diantaranya lomba pidato 3 bahasa, hadrah, kaligrafi mushaf Al Qur’an, kaligrafi seni lukis, stand up comedy, cipta dan baca puisi, senam santri putra dan putri, bola voli dan futsal.

Dari Pospeda ini nantinya akan diambil juara 1, 2 dan 3 untuk masing-masing cabang olahraga dan seni yang akan mendapatkan hadiah berupa tropy dan piagam penghargaan. Para juara nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti Pospeda Tingkat Provinsi Jawa Timur pada 11 hingga 13 Oktober 2019 di Kabupaten Pasuruan.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Santoso mengatakan Pospeda VIII tahun 2019 ini merupakan ajang pembinaan para santri yang tergabung dalam pondok pesantren. “Sasaran utama penyelenggaraan Pospeda ini adalah untuk menggali potensi para santri dibidang olahraga dan seni,” ungkapnya.

Menurut Santoso, Pospeda ini dilakukan untuk ikut membangun sumber daya manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa serta sehat jasmani dan rohani, berkualitas, unggul, sportif dan berdaya saing. Sekaligus meningkatkan budaya berolahraga dan seni yang bernuansa Islami dalam rangka membina khasanah olahraga dan seni budaya bangsa.

“Selain itu, meningkatkan ukhuwah Islamiyah di kalangan santri dan menjalin silaturrahim antara pondok pesantren dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Disamping meningkatkan pembinaan dan pengembangan olahraga dan seni dari sejak dini di kalangan santri pondok pesantren dan generasi muda serta masyarakat di sekitarnya,” tegasnya.

Santoso mengingatkan kepada seluruh peserta yang akan bertanding supaya menjaga sikap sportifitas serta tidak melakukan tindakan emosi yang bisa memperkeruh semangat persatuan dan kesatuan serta menghilangkan semangat silaturahim. “Kami berharap seluruh santri selalu meningkatkan prestasinya dan berlatih secara maksimal hingga bisa lolos tingkat provinsi bahkan sampai nasional,” harapnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 80 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo