Pasuruan, Kabarpas.com – Pelaku Usaha Mikro mempunyai jumlah yang sangat besar di Indonesia. Bahkan, menurut data Kemenkop UKM tahun 2020 jumlah kelompok usaha mikro yaitu 63,3 juta atau 98 persen dari komposisi UMKM di Indonesia. Mirisnya, selama pandemi Covid-19 ini banyak dari pelaku ultra mikro yang terdampak sehingga mengalami penurunan omzet hingga gulung tikar.
Untuk itulah, PT Pegadaian (Persero) melalui Program Pendampingan Pengusaha Ultra Mikro bertekad mendampingi, membimbing dan mendorong para pelaku usaha ultra mikro untuk berkembang dan naik kelas menjadi pengusaha Kecil dan Menengah.
Dalam acara ini mereka yang disasar adalah pelaku Ultra Mikro yang menjadi nasabah Kreasi dan KCA Ultra Mikro (UMI) di Pegadaian dengan uang pinjaman di bawah Rp 10 Juta.
“Program Pendampingan pelaku usaha Ultra Mikro adalah salah satu program Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dimana PT Pegadaian tidak hanya Memberikan Insentif berupa Pengusulan Bantuan Tunai, subsidi Sewa Modal dan juga Sewa Modal 0% namun juga memberikan pendampingan, pelatihan dan konsultasi berkala kepada nasabah Kreasi dan KCA UMI guna membantu para pengusaha untuk bertahan dan kemudian berkembang menjadi lebih baik di masa pandemi ini,” kata Kepala Unit Bisnis Mikro (UBM) Ngopak PT Pegadaian (Persero) Riza Ananta.
Di acara yang tetap mematuhi prokes ini, Pegadaian UBM Ngopak mengadakan pendampingan Modul ke 2 dari 4 modul yang direncanakan membahas mengenai Perencanaan Keuangan dan Perijinan Online.
Muntomimah, salah satu peserta pendampingan Ultra Mikro yang mempunyai usaha warung rujak, menyampaikan bahwa setelah mengikuti dua kali pertemuan ini ia banyak mendapatkan ilmu yang bermanfaat, selain itu omzet penjualan rujaknya pun mengalami peningkatan setelah menerapkan ilmu penjualan online.
“Awalnya saya jualan biasa saja, selama Pandemi malah sepi pelangganm Alhamdulillah di pertemuan pertama diberi ide Promosi melalui Whatsapp dan Pesan Antar. Sekarang lebih banyak pemesanan Delivery Order ke Kantor-Kantor dan Rumah sakit,” pungkasnya. (bri/tin).

















