Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 25 Jun 2021

PT Pegadaian UBM Ngopak Dorong Pelaku Usaha Ultra Mikro untuk Terus Berkembang di Tengah Pandemi Covid-19


PT Pegadaian UBM Ngopak Dorong Pelaku Usaha Ultra Mikro untuk Terus Berkembang di Tengah Pandemi Covid-19 Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Pelaku Usaha Mikro mempunyai jumlah yang sangat besar di Indonesia. Bahkan, menurut data Kemenkop UKM tahun 2020 jumlah kelompok usaha mikro yaitu 63,3 juta atau 98 persen dari komposisi UMKM di Indonesia. Mirisnya, selama pandemi Covid-19 ini banyak dari pelaku ultra mikro yang terdampak sehingga mengalami penurunan omzet hingga gulung tikar.

Untuk itulah, PT Pegadaian (Persero) melalui Program Pendampingan Pengusaha Ultra Mikro bertekad mendampingi, membimbing dan mendorong para pelaku usaha ultra mikro untuk berkembang dan naik kelas menjadi pengusaha Kecil dan Menengah.

Dalam acara ini mereka yang disasar adalah pelaku Ultra Mikro yang menjadi nasabah Kreasi dan KCA Ultra Mikro (UMI) di Pegadaian dengan uang pinjaman di bawah Rp 10 Juta.

“Program Pendampingan pelaku usaha Ultra Mikro adalah salah satu program Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dimana PT Pegadaian tidak hanya Memberikan Insentif berupa Pengusulan Bantuan Tunai, subsidi Sewa Modal dan juga Sewa Modal 0% namun juga memberikan pendampingan, pelatihan dan konsultasi berkala kepada nasabah Kreasi dan KCA UMI guna membantu para pengusaha untuk bertahan dan kemudian berkembang menjadi lebih baik di masa pandemi ini,” kata Kepala Unit Bisnis Mikro (UBM) Ngopak PT Pegadaian (Persero) Riza Ananta.

Di acara yang tetap mematuhi prokes ini, Pegadaian UBM Ngopak mengadakan pendampingan Modul ke 2 dari 4 modul yang direncanakan membahas mengenai Perencanaan Keuangan dan Perijinan Online.

Muntomimah, salah satu peserta pendampingan Ultra Mikro yang mempunyai usaha warung rujak, menyampaikan bahwa setelah mengikuti dua kali pertemuan ini ia banyak mendapatkan ilmu yang bermanfaat, selain itu omzet penjualan rujaknya pun mengalami peningkatan setelah menerapkan ilmu penjualan online.

“Awalnya saya jualan biasa saja, selama Pandemi malah sepi pelangganm Alhamdulillah di pertemuan pertama diberi ide Promosi melalui Whatsapp dan Pesan Antar. Sekarang lebih banyak pemesanan Delivery Order ke Kantor-Kantor dan Rumah sakit,” pungkasnya. (bri/tin).

Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Trending di Berita Pasuruan