Pasuruan, Kabarpas.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan BPJAMSOSTEK Pasuruan bersama PT Wahyu Manunggal Sejati serahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris sebesar 42.000.000 juta. Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja.
Buadi (alm) merupakan salah satu peserta yang terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK dengan kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU) melalui PT Wahyu Manungga Sejati, almarhum berprofesi sebaga tukang ojek yang berada disekitara PT Wahyu Manunggal Sejati Pandaan, santunan yang diberikan sebesar 42.000.000 tersebut secara simbolis diterima oleh istri almarhum Sofiartur Rohmani sebagai ahli warisnya.
Penyerahan simbolis manfaat santunan tersebut diberikan langsung oleh Owner dari PT Wahyu Manunggal Sejati Rosita Aniati, Komisaris PT Wahyu Manunggal Sejati Rusti Widayati, Manager Personalia PT Wahyu Manunggal Sejati Kustianingsih, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Pandaan Zakky Ibrahim dan Lead Production Unit Sampoerna Pur Asmini.
PT Wahyu manunggal Sejati merupakan salah satu perusahaan yang ikut aktif dalam program GN LINGKARAN Pekerja rentan, salah satunya bentuk kepedulianya adalah sejumlah tukang ojek yang ada disekitaran perusahanya didaftarkan sebagai peserta BPJAMSOSTEK melalui program GN LINGKARAN Pekerja rentan.
Trioki Susanto selaku Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Pasuruan yang mengikuti kegiatan tersebut, secara daring menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan PT Wahyu Manunggal Sejati atas partisipasinya dalam memberikan perlindungan terhadap pekerja rentan yang ada dilingkungan perusahaan mereka.
Perusahaan PT Wahyu Manunggal Sejati bahkan tidak hanya melindungi pekerja ojek yang ada disekitar perusahaan tapi juga melindungi komunitas pekerja lain seperti pedagang, petani, dan pekerja mandiri lainya, mereka didaftarkan dalam dua program BPJAMSOSTEK yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)
“Besar harapan kami kedepan akan lebih banyak lagi perusahaan lain yang ikut berperah aktif dalam program GN LINGKARAN, sehingga dengan banyaknya perusahaan yang aktif dalam GN LINGKARAN tentunya akan semakin banyak lagi pekerja rentan yang terilindungi oleh program BPJAMSOSTEK,” pungkasnya. (sam/ida).

















