Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 3 Agu 2018

PTMSI Probolinggo Terapkan Sistem Rangking


PTMSI Probolinggo Terapkan Sistem Rangking Perbesar

Reporter : Zidan Iffati
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Sebagai upaya pembinaan terhadap atlet tenis meja yang ada di Kabupaten Probolinggo, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Probolinggo menerapkan sistem rangking.

Penerapan sistem rangking ini dilakukan setiap bulan melalui pertandingan dengan melibatkan beberapa atlet perwakilan dari PTM (Persatuan Tenis Meja) yang ada di Kabupaten Probolinggo. Khusus juara 1, 2 dan 3 akan mendapatkan beasiswa dari Pengkab PTMSI Probolinggo.

Ketua Pengkab PTMSI Probolinggo dr. Moch. Asjroel Sjakrie mengatakan ternyata dampak dari penerapan sistem rangking ini sangat besar. Para pembina, pelatih maupun atlet terlihat betul-betul semangat berlatih agar bisa menjadi yang terbaik.

“Intinya atlet setiap saat harus menjaga stamina dan kebugarannya sehingga bisa selalu siap untuk bertanding untuk mendapatkan rangking tertinggi,” katanya, Kamis (2/8/2018).

Asjroel menjelaskan bahwa penerapan sistem rangkin ini rutin dilakukan agar atlet bisa melatih disiplin untuk mengikuti latihan dan wajib hadir dalam forum pembinaan PTMSI. Sebab kalau atlet tidak hadir maka dia akan turun peringkatnya dan akan digantikan oleh atlet yang lain.

“Untuk penerapan sistem rangking ini, PTMSI awalnya membuat ada pertandingan dalam 2 (dua) kategori yakni sistem kompetisi dan sistem gugur. Hasil dari sistem gugur inilah nanti akan muncul rangking. Pada bulan berikutnya pada sistem rangking ini dipoolkan pada kelompok umur tertentu,” tegasnya.

Menurut Asjroel, penerapan sistem rangking ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan animo PTM dalam mengasah ketrampilan atletnya yang nantinya bisa dikirimkan kepada pembinaan yang dilakukan oleh Pengkab PTMSI Probolinggo.

“Dari sini PTMSI akan tahu sampai dimana kekuatan masing-masing atlet yang selama ini tidak pernah diketahui. Sehingga atlet bisa mengukur sampai mana dirinya mempunyai kemampuan. Semakin sering bertanding maka akan semakin terasah kemampuan yang dimilikinya,” jelasnya.

Lebih lanjut Ajsroel menambahkan bahwa dalam sistem rangking ini setiap atlet bersaing ketat untuk bisa tampil sebagai yang terbaik dan mendapatkan beasiswa. Walaupun atlet berada di grup lain maka poinnya tetap diberlakukan sistem rangking.

“Sistem rangking ini merupakan salah satu upaya dari PTMSI Probolinggo dalam melakukan pembinaan. Disamping sebagai ajang persiapan, dimana atlet dari sini kita siapkan untuk Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Jawa Timur berusia 21 tahun ke bawah. Dengan memperhatikan atlet pada kriteria disiplin, kuat dan pandai,” tambahnya. (zid/nis)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA