Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo memberikan bantuan hibah mesin pengolah tanah (cultivator) kepada petani tembakau melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Bantuan ini diberikan kepada 13 kelompok tani (poktan) di Kabupaten Probolinggo.
Demi memaksimalkan keberadaan cultivator agar bisa terus dimanfaatkan dengan baik, DKPP memberikan pelatihan perawatan dan pemeliharaan cultivator yang diikuti oleh perwakilan dari 13 poktan penerima bantuan hibah cultivator.
Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari melalui Kasi Tanaman Perkebunan Semusim Evi Rosellawati mengatakan pemberian bantuan hibah cultivator ini dilatarbelakangi oleh keberadaan tenaga kerja yang semakin berkurang sekaligus untuk efisiensi biaya dan tenaga.
“Cultivator ini bermanfaat untuk pengolahan lahan, mencacah tanah supaya gembur agar keluar O2, penggulutan (bendengan tanah) serta penyiangan. Dengan demikian tanaman yang dihasilkan benar-benar bagus dan produktivitasnya meningkat,” ungkapnya.
Dalam pelatihan ini para petani tembakau ini diajari pemeliharaan dan perawatan cultivator. Kebersihan alat juga harus selalu dijaga dan olinya jangan sampai telat. Sehabis digunakan alat ini harus segera dibersihkan dan penempatannya juga harus benar. Dengan demikian, alat cultivator ini bisa awet dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.
“Melalui pelatihan ini kami mengharapkan agar dengan keterbatasan tenaga kerja petani akhirnya terpenuhi. Dengan bantuan mekanisasi ini biaya produksi tembakau akhirnya berkurang. Dengan pengolahan yang bagus, tanah bisa gembur sehingga produktivitas tembakau akan sangat bagus. Outputnya kesejahteraan petani tembakau semakin meningkat,” harapnya. (mel/nis)

















