Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 26 Sep 2020

Puluhan Warga Kelurahan Patokan Dilatih Membuat Kue Tart Bronis


Puluhan Warga Kelurahan Patokan Dilatih Membuat Kue Tart Bronis Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan perekonomian di tengah-tengah pandemi COVID-19, Pemerintah Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan memberikan pelatihan pembuatan kue tart bronis.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang peserta dari 6 RW yang masing-masing RW sebanyak 5 orang. Setiap harinya pelatihan ini diikuti oleh 3 (tiga) RW dengan tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 mulai dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak.

Sebagai instruktur dalam pelatihan pembuatan kue tart bronis ini berasal dari LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) Riski Perdana Desa Karangpranti Kecamatan Pajarakan. Dalam kesempatan tersebut mereka langsung praktek cara membuat kue tart bronis. Tidak hanya itu, masing-masing peserta juga mendapatkan bantuan oven kue.

Lurah Patokan Miske Puspita Dewi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan dan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga agar memiliki kreatifitas dan keahlian dalam membuat kue tart bronis.

“Setidaknya dengan bekal ketrampilan dan pengetahuan yang dimiliki, para ibu-ibu rumah tangga memiliki kesibukan yang nantinya mampu meningkatkan perekonomian keluarga di tengah-tengah pandemi COVID-19 sehingga bisa menambah pendapatan keluarga,” katanya.

Menurut Miske, para peserta ini tidak hanya mendapatkan ilmu pembuatan kue tart bronis saja tetapi juga bantuan oven dengan harapan setelah dari pelatihan ini mampu langsung dipraktekkan di rumahnya masing-masing dan menghasilkan sebuah produk kue tart bronis yang bisa dipasarkan.

“Harapan kami ilmu dan pengetahuan yang didapatkan dari pelatihan ini bisa ditularkan kepada masyarakat lain di lingkungannya masing-masing. Sehingga bisa membantu ekonomi masyarakat yang saat ini benar-benar terdampak akibat pandemi COVID-19,” harapanya.

Miskes meminta kepada masyarakat agar terus mengembangkan kreatifitas yang telah diperoleh ini sehingga bisa membuat kue tart bronis yang menarik bagi masyarakat. “Mudah-mudahan dengan pelatihan ini ada banyak alternatif kue tart bronis, khususnya di Kelurahan Patokan. Dengan demikian ekonomi dan pendapatan masyarakat bisa semakin meningkat,” pungkasnya.

Sebelumnya pada Senin hingga Selasa (21-22/9/2020), Pemerintah Kelurahan Patokan juga memberikan pelatihan pembuatan manisan mangga. Sama halnya dengan pembuatan kue tart bronis, pelatihan pembuatan manisan mangga ini juga diikuti oleh 30 orang peserta dari 6 RW yang masing-masing diikuti oleh 5 warga. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Tiga Emas Disapu Bersih, FAJI Probolinggo Kuasai Slalom Kejurprov 2026

5 September 2026 - 17:01

Trending di Kabar Probolinggo