Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 7 Feb 2023

Rais ‘Aam PBNU: Nahdliyin Harus Memasuki Abad Kedua NU dengan Mental yang Kuat


Rais ‘Aam PBNU: Nahdliyin Harus Memasuki Abad Kedua NU dengan Mental yang Kuat Perbesar

Sidoarjo, Kabarpas.com – Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Miftachul Akhyar mengajak semua warga NU yang hadir pada Puncak Resepsi 1 Abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur agar siap untuk memasuki abad kedua NU.

“Kita harus punya hati dan otak dobel ibarat mobil punya dua gardan yang siap menggerakkan seluruh anggotanya, elemen-elemennya, dan untuk mendapatkan energi kekuatan di dalam memasuki abad kedua ini,” jelasnya saat menyampaikan sambutan pada Puncak Resepsi 1 Abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2/2023).

Menurutnya, memasuki abad kedua NU, Nahdliyin perlu menata mental yang lebih kuat lagi dan tidak mudah terbawa arus pihak luar—prinsip yang harus ditanamkan kuat di dalam diri Nahdliyin. Ini menurutnya bekal yang harus dimiliki warga NU untuk mengarungi abad kedua NU.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya ini menegaskan bahwa hal itu adalah cita-cita para ulama NU dan pendiri atau muassis NU didasarkan pada Hadis Nabi Muhammad saw.

“Janganlah kalian menjadi Imma’ah; kalian berkata: jika orang-orang baik, kami pun ikut baik. Dan jika mereka zalim kami pun ikut zalim. Tetapi siapkan diri kalian (untuk menerima kebenaran dan kebaikan). Jika orang-orang baik, kalian harus baik; dan jika mereka rusak, kalian jangan menjadi orang zalim.” (HR. Tirmidzi).

Hadis itu, menurut Kiai Miftah, sapaan akrabnya, harus diperhatikan warga NU saat ini agar NU di abad kedua makin maju dan menjadi organisasi yang lebih solid.

“Saudaraku, tentu saya yakin para muassis NU hadir di tengah kita, menyaksikan kesanggupan kita untuk menyongsong abad kedua ini. Untuk lebih baik menjadi organisasi yang sistemik, organisasi yang munadzdzam, organisasi yang satu komando,” kata Kiai Miftah.

Di akhir pidato, Kiai Miftah berterima kasih kepada segenap jamaah Puncak Resepsi 1 Abad NU. Ia berharap NU di abad kedua makin bisa berkiprah untuk masyarakat.

“Terima kasih semuanya, terutama organisasi-organisasi kemasyarakatan, organisasi keislaman yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu. Terima kasih semuanya. Semoga kita di dalam menjalani 1 abad NU dan titik nol hari ini kita berangkat untuk menyongsong abad yang kedua, semoga diberikan maunah, kesehatan yang prima,” harapnya.

Hadir dalam kesempatan ini Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, dan Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf bersama jajaran pengurus PBNU. Tampak pula puluhan ribu kader NU yang memenuhi tribun stadion dan lebih dari satu juta Nahdliyin di sekitar stadion. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

HUT ke-81 TNI, Cak Salam Sebut Peran Tentara di Balik Jember Jadi Lumbung Pangan Nasional 

5 Oktober 2026 - 17:52

Peringati HUT ke-81 TNI, Bupati Mojokerto Tegaskan Sinergi Sebagai Kekuatan Mendorong Pembangunan

5 Oktober 2026 - 13:50

Jalan Setapak di Jelbuk, Alasan Home Care Jember Harus Menjemput Warga

4 Oktober 2026 - 20:31

TIDAR Jatim Siapkan Kader Muda, Gus Fawait: Kawah Candradimuka Pemimpin Masa Depan

3 Oktober 2026 - 20:05

Pemkab Mojokerto Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur dalam Penangulangan di Medan Bencana

3 Oktober 2026 - 09:37

Fawait Ingin APBD Jember 2027 Lebih Merata hingga Pelosok Desa

2 Oktober 2026 - 08:50

Trending di KABAR NUSANTARA