Reporter : Faizal Fahmi
Editor : Pendik
Banyuwangi, Kabarpas.com – Pengungkapan kasus prostitusi online yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur pada Sabtu (05/12/2019) kemarin, mendapat apresiasi dari Raja Sengon, Konglong merat dari kabupaten paling ujung timur pulau jawa.
Saat ditemui di kediamannya Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, pria yang memiliki nama asli Wahyu Widodo itu mengatakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi Polda Jawa Timur yang telah mengungkap prostitusi online yang menyeret artis ternama Ibukota berinisial V.A.
“Kenapa saya angkat bicara dalam kasus ini, karena prostitusi online menurut saya merupakan kejahatan moral atau keasusilaan yang menawarkan kaum hawa kepada lelaki hidung belang,” ucap Raja Sengon kepada wartawan kabarpas.com biro Banyuwangi, Minggu (06/01/2019).
Raja Sengon menambahkan, keprihatinannya mendalam terhadap prostitusi online lantaran Raja Sengon memiliki anak semata wayang perempuan berusia remaja.
“Saya pasti takut dan khawatir ditambah lagi jika anak saya sampai menjadi korban prostitusi online bagaimana?,” imbuhnya.
Namun, berkat Polda Jatim yang berhasil mengungkap prostitusi online di Surabaya, Raja Sengon pun sedikit lega, karena rasa kekhawatirannya kepada anak perempuannya berkurang.
Raja Sengon pun juga berharap, agar kepolisian tidak hanya menangkap prostitusi online di Surabaya.
“Namun, di Kabupaten Banyuwangi pun juga dilakukan penyelidikan hingga penangkapan terhadap pelaku prostitusi online,” tutupnya. (zal/pen).

















