Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 3 Feb 2025

Respon Lapor Kand4, Pj Bupati Ugas Ajak Pejabat Galang Dana Bantu Biaya Rumah Sakit Warga


Respon Lapor Kand4, Pj Bupati Ugas Ajak Pejabat Galang Dana Bantu Biaya Rumah Sakit Warga Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si mengajak seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melakukan penggalangan dana untuk membantu Abdul Hadi, warga Desa Gondosuli Kecamatan Pakuniran yang tengah dirawat di Rumah Sakit Jimbaran Bali.

Penggalangan dana ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap laporan yang masuk melalui platform Lapor Kand4 yang mengungkapkan bahwa Abdul Hadi yang berprofesi sebagai kuli bangunan mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan cedera parah hingga harus menjalani operasi bedah kepala akibat perdarahan otak. Namun saat ini pihak keluarga tengah kesulitan dana untuk membayar biaya rumah sakit.

Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto mengaku sangat terkejut setelah menerima laporan di platform Lapor Kand4 atas adanya warga Kabupaten Probolinggo yang tengah kesulitan dana untuk membayar biaya rumah sakit yang mencapai ratusan juta rupiah.

“Saya langsung merespons laporan yang masuk ke Lapor Kand4. Ternyata ada warga Kecamatan Pakuniran yang sedang dirawat di rumah sakit di Bali dan biaya pengobatannya mencapai Rp 143.500.000,” katanya.

Menurut Pj Bupati Ugas, meskipun ini adalah kecelakaan kerja, namun tidak terjadi di perusahaan. Abdul Hadi hanya bekerja sebagai kuli bangunan untuk membangun rumah warga. Pemilik rumah sudah memberikan bantuan sebesar Rp 70 juta dan keluarganya telah menyumbang Rp 15 juta.

“Dia termasuk masyarakat miskin. Makanya spontanitas saya mengajak teman-teman di Pemkab Probolinggo untuk membantu seikhlasnya. Alhamdulillah, hingga hari ini terkumpul donasi sebesar Rp 34.500.000 yang bisa meringankan biaya pengobatan,” terangnya.

Pj Bupati Ugas menerangkan kondisi Abdul Hadi saat ini masih kritis dan memerlukan perawatan lanjutan. Namun keluarga pasien telah menandatangani surat persetujuan untuk pulang paksa meskipun dokter menyarankan agar Abdul Hadi tetap menjalani perawatan di rumah sakit.

“Sebenarnya rumah sakit di Bali belum mengizinkan dia pulang, namun karena kekhawatiran biaya yang terus membengkak, keluarga memilih untuk pulang paksa dengan risiko yang harus ditanggung. Kami telah menyiapkan tim penjemputan dari Dinas Kesehatan yang terdiri dari satu dokter dan dua perawat untuk segera menjemput,” jelasnya.

Tim penjemputan kini menunggu konfirmasi dari keluarga dan kerabat pasien terkait kesediaan untuk menerima risiko perjalanan. “Semoga Pak Abdul Hadi yang terkena musibah cepat disehatkan dan bisa bekerja kembali,” harapnya.

Pj Bupati Ugas menegaskan inilah bentuk respon cepat dari laporan masyarakat yang masuk di platform Lapor Kand4. “Cuma masalahnya, dia terlambat membuat laporan. Sudah lama dioperasi baru Lapor Kand4, sehingga biayanya membengkak. Meskipun laporan terlambat diterima, kami tetap mengupayakan secara maksimal untuk bisa membantu sesuai kemampuan,” pungkasnya. (len/ian).

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Resmi Diumumkan! Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar

6 Mei 2026 - 20:56

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Pemkab Jember Buka Lowongan Survei Pajak, Gaji Rp2,85 Juta per Bulan 

6 Mei 2026 - 14:04

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Trending di Berita Pasuruan