Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 15 Nov 2020

RMI NU Kota Kraksaan Diharapkan Gelar Pelatihan Entrepreneur untuk Kalangan Pesantren


RMI NU Kota Kraksaan Diharapkan Gelar Pelatihan Entrepreneur untuk Kalangan Pesantren Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan ta’aruf pengurus Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Kota Kraksaan masa khidmat 2020-2025, Minggu (15/11/2020).

Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Desa Jatiurip Kecamatan Krejengan ini diikuti oleh jajaran pengurus PCNU Kota Kraksaan dan PC RMI NU Kota Kraksaan.

Kedatangan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI tersebut disambut oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Didik Abdul Rohim, Camat Krejengan Doddy Kurniawan dan Forkopimka Krejengan, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang juga Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Wasik Hannan, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan KH Syihabuddin Sholeh serta Ketua PC RMI NU Kota Kraksaan Gus Habiburrahman.

Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengharapkan agar kepengurusan PC RMI NU Kota Kraksaan yang sudah terbentuk tersebut agar bisa membangun soliditas untuk menuju kerja yang nyata.

“RMI masa khidmat 2020-2025 PCNU Kota Kraksaan memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk berkhidmat di NU sebagai pengurus RMI. Proses regenerasi ini penting dilakukan oleh NU agar supaya anak-anak muda NU itu bisa berkhidmat di ormas ayah ibunya melahirkan selaku darah NU. Hal itu penting untuk dilakukan,” katanya.

Menurut suami Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE tersebut, menjadi bagian dari pekerjaan yang sangat berat bagi RMI NU Kota Kraksaan. Sebab harus memagari bagaimana pondok pesantren itu tetap proses belajar mengajar dan kurikulumnya tetap tidak berubah dari warisan para pendiri NU.

“Karena ajaran-ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah itu berbeda dengan Ahlussunnah wal Jamaah persepsi yang bukan keilmuan dari NU,” jelasnya.

Hasan meminta agar pengurus RMI NU Kota Kraksaan ini harus mampu menggerakkan bagaimana pelatihan menuju entrepreneur itu di lakukan oleh pondok pesantren.

“Karena nantinya para alumni itu dituntut untuk membangun ekonomi Islam di tengah-tengah masyarakat,” terangnya.

Sementara Ketua PC RMI NU Kota Kraksaan Gus Habiburrahman menyampaikan program-program kerja yang akan dilakukan oleh RMI NU Kota Kraksaan dalam memberikan pembinaan kepada pondok pesantren sekaligus menyambungkan dengan beberapa pihak luar mulai dari instansi pemerintah maupun perusahaan.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan peninjauan keberadaan bantuan sosial (bansos) puluhan ribu bibit ikan lele yang diberikan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum. (Mel/Nis).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Peringati Harganas Ke-33, DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Era Digital

1 Juli 2026 - 08:46

Disnaker Kabupaten Probolinggo Perkuat Layanan Kerja Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

29 Juni 2026 - 05:59

PC LKNU Kraksaan Gelar Khitanan Massal Gratis, 44 Anak Berhasil Dikhitan

23 Juni 2026 - 07:57

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

19 Juni 2026 - 17:34

BPPKAD Kabupaten Probolinggo Gelar Pembinaan Penatausahaan Keuangan Bagi Pejabat Pengelola Keuangan Daerah 2026

18 Juni 2026 - 20:43

Terlilit Ekonomi, Oknum P3K Nekat Curi Traktor

16 Juni 2026 - 09:13

Trending di Kabar Probolinggo