Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 27 Feb 2026

Safari Ramadan, Ning Ita Serahkan Hibah Masjid dan Ingatkan Waspadai Potensi Curah Hujan


Safari Ramadan, Ning Ita Serahkan Hibah Masjid dan Ingatkan Waspadai Potensi Curah Hujan Perbesar

Mojokerto, Kabarpas.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau sering disapa Ning Ita melakukan Safari Ramadan 1447 Hijriah, salat isya dan tarawih berjamaah bersama warga di Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kamis (26/2/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Kota Mojokerto kepada Masjid Baitul Makmur sebesar Rp35 juta. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan peribadatan di wilayah Kota Mojokerto.

“Setiap agenda Safari Ramadan kami sengaja ingin membaur bersama masyarakat sembari menyampaikan secara simbolis bantuan hibah yang diberikan oleh Pemerintah Kota Mojokerto kepada Masjid/musala yang ada di wilayah Kota Mojokerto, ” tuturnya.

Ning Ita menyampaikan bahwa alokasi anggaran hibah pada 2025–2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penurunan tersebut dipengaruhi kebijakan nasional terkait dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah. Meski demikian, Pemkot Mojokerto tetap mengupayakan pemberian dukungan bagi tempat-tempat ibadah.

Pada kesempatan yang sama, ia mengapresiasi peran masjid yang tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga mendukung pendidikan keagamaan melalui kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi emas 2045.

“Artinya anak – anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga diharapkan berakhlakul karimah karena sejak dini anak-anak dibekali ilmu keagamaan serta penghafalan dan pengamalan Al-Qur’an, ” tambahnya.

Selain itu, Ning Ita juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana akibat meningkatnya curah hujan hingga akhir Februari. Ia meminta warga menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air guna meminimalkan risiko genangan air.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, pertengahan hingga akhir Februari merupakan puncak curah hujan, sehingga seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, ” katanya.

Pemerintah Kota Mojokerto bersama TNI dan Polri, lanjutnya, akan kembali mengaktifkan kerja bakti rutin setiap Jumat sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Selaras dengan gerakan nasional Indonesia ASRI.

Safari Ramadan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Pemerintah Kota Mojokerto, unsur TNI-Polri, dan masyarakat, sekaligus momentum penyampaian permohonan maaf lahir dan batin di bulan suci Ramadan. (Har/Ian).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Viral Oknum Polisi Tantang Duel Warga, Polres Probolinggo Gercep Tangani Kasus Ini

14 Oktober 2026 - 23:21

DPRD Kabupaten Probolinggo Sampaikan Empat Naskah Raperda Inisiatif  

14 Oktober 2026 - 23:14

Honda Vario Evo 160 Hadir di Malang dan Lawang, Saatnya Rasakan Langsung Sensasi Berkendaranya

14 Oktober 2026 - 23:10

Ketika Kebijakan Menjadi Sumber Stres: Kesalahan Pemerintah Membaca Persoalan Publik

14 Oktober 2026 - 15:47

Melesat di Tengah Persaingan Ketat, Bintang dan Resky Naik Podium Moto4 Asia Cup

14 Oktober 2026 - 08:29

Gelar Reses Bersama Misbakhun, Golkar Kota Pasuruan Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

14 Oktober 2026 - 06:30

Trending di Berita Pasuruan