Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 3 Agu 2018

Segera Kembangkan Ekonomi Lokal Partisipatif Berbasis Wisata Edupreneur


Segera Kembangkan Ekonomi Lokal Partisipatif Berbasis Wisata Edupreneur Perbesar

Reporter : Zidan Iffati
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro akan segera mengembangkan ekonomi lokal partisipatif berbasis destinasi wisata edupreneur (edukasi entrepreneur).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono mengungkapkan kegiatan ini dapat memotivasi pelaku UMKM untuk dapat mengembangkan destinasi wisata berbasis UMKM (wisata edukasi entrepreneur) sebagai salah satu tujuan wisata berbasis produk-produk khas dari Kabupaten Probolinggo.

“Selain itu menciptakan destinasi-destinasi wisata edupreneur (edukasi entrepreneur) sebagai pendukung dan penopang destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo. Sekaligus membuka pola pikir pelaku UMKM untuk dapat lebih memanfaatkan potensi ekonomi dan destinasi-destinasi wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Menurut Nanang, program ini merupakan salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan dan mendukung kegiatan Pemerintah Daerah terhadap pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo.

“Keterlibatan UMKM sangat penting dalam mendukung sektor pariwisata. Jadi keterlibatan UMKM ini sangat dibutuhkan karena potensinya sangat besar. Sehingga berkembang pemikiran kepada edukasi entrepreneur atau edupreneur,” jelasnya.

Di dalam edupreneur ini jelas Nanang, pelaku UMKM menjual produknya dan mentransfer ilmunya. Dengan demikian masyarakat bisa membeli sekaligus belajar ilmu pembuatannya.

“Travel sengaja kita ajak karena yang bisa membuat paket-paket wisata. Sebab kegiatan ini dimaksudkan nantinya mampu menciptakan paket-paket wisata edupreneur secara mandiri maupun bersinergi dengan destinasi-destinasi wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Nanang menerangkan pelaku UMKM sebagai motor penggerak ekonomi dapat membantu mengurangi pengangguran dari kalangan masyarakat miskin. Karena jika usahanya semakin berkembang maka nantinya akan sangat membutuhkan tenaga kerja. “Harapannya bisa membantu masyarakat miskin yang belum mendapatkan pekerjaan, sehingga secara bertahap mampu mengatasi masalah kemiskinan,” tambahnya. (zid/nis)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA