Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 21 Sep 2021

Sekolah Konang Temukan 8 Satwa Dilindungi di Desa Galih Pasuruan


Sekolah Konang Temukan 8 Satwa Dilindungi di Desa Galih Pasuruan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Sanggar Belajar Tata Kelola Lingkungan (Sekola Konang) melakukan riset di Desa Galih, sebuah desa terpencil yang berada di Kacamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Hasilnya, mereka menemukan sebanyak 8 satwa dilindungi.

“Berdasarkan riset yang kami lakukan di desa seluas 1142,5 ha yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso, terdapat 51 jenis burung. 8 di antaranya dengan status dilindungi, yakni Elang Bido, Elang Hitam, Glatik Jawa, Alap-alap Layang, Alap-alap Sapi, Paok Panca Warna, Kipasan Belang, dan Celepuk Jawa,” ujar Ketua Tim Peneliti Sekola Konang, Panggalih Joko Susetyo kepada Kabarpas.com.

Dijelaskan, selain aves (keluarga berung) masih banyak ditemui reptil dan mamalia. Menurut Panggalih, secara umum ekosistem di desa tersebut masih terjaga. “Kawasan hutan lindung, hutan produksi dan hutan rakyat secara umum masih terjaga,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia membeberkan bahwa burung biasanya muncul pada pukul 05.30 – 09.00 dan pada pukul 15.30 – 17.30.

“Untuk burung nokturnal bisa diamati pukul 18.00-20.30. Sementara mamalia biasanya muncul pada pukul 06.00 – 10.00 dan pukul 16.00 – 18.00 serta pukul 19.00 – 22.00. Sedangkan reptil bisa muncul pagi, siang, sore dan malam hari,” terangnya.

Namun, Panggalih mengatakan bahwa habitat satwa liar di desa yang berada di ketinggian 249-1100 Mdpl itu terancam aktivitas masyarakat yang mengandalkan hasil hutan.

“Di sana (Desa Galih.red) juga terjadi penebangan pohon yang tak sesuai aturan dan perburuan satwa liar yang tak terkendali. Selain itu juga ada aktivitas penambangan batu yang mulai merambah wilayah Desa Galih,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan