Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 28 Jul 2020

Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN Tahan Covid-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes


Siap Mengabdi di 100 Desa, Peserta KKN Tahan Covid-19 STAIS Pasuruan Resmi Dilepaskan Kemendes Perbesar

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Dalam situasi pandemi, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan telah mendesain konsep Kuliah Kerja Nyata Kuat dan Handal Hadapi Pandemi COVID-19, disingkat menjadi KKN TAHAN COVID-19. Sebanyak 124 peserta KKN yang tersebar di 100 Desa, resmi dilepaskan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Menurut Ketua STAIS Pasuruan, Abu Amar Bustomi bahwa meskipun konsep KKN TAHAN COVID-19 disusun sebelum adanya edaran Kemenag terkait KKN dalam situasi pandemi, substansi dan ide-ide tidak berseberangan, bahkan memperkuat model pengabdian kepada masyarakat dalam masa covid-19.

“KKN TAHAN COVID-19, mencakup tema penguatan pendidikan keluarga, pesantren, madin, dan TPQ dalam masa pandemi serta pemberdayaan desa dalam masa dan pasca-pandemi covid-19,” katanya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelepasan Peserta KKN melalui zoom meeting.

Senada dengan Abu Amar. H. Muzammil Syafi’i, selaku Pembina Yayasan 1926, menegaskan kepada peserta KKN untuk menjaga kesehatan diri sendiri sehingga sekaligus menjaga kesehatan orang lain.

“Yang terpenting adalah bagaimana para mahasiswa bisa mamberikan pengertian kepada masyarakat tentang covid ini, seperti kaitannya dengan pemulasaan jenazah positif COVID-19 dan bagaimana belajar di rumah dengan baik,” ujarnya.

Pelepasan yang dilaksanakan secara virtual tersebut, dihadiri oleh perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, yakni Atmari, staf khusus kemendes, menegaskan bahwa topik-topik dalam KKN TAHAN COVID-19 sesuai dengan gagasan-gagasan Gus Menteri, yakni peningkatan kualitas maayarakat desa, seperti ketahanan keluarga dan penguatan pesantren, dan reborn ekonomi.

“Itu (topik KKN) sudah sangat cocok dengan apa yang sering kali diungkapkan Gus Menteri,” imbuhnya saat memberikan pengarahan dalam kegiatan tersebut.

“Itu dua hal yang sering kita sebut sebagai jalan menuju desa surga. Saya ucapkan selamat berkarya di desa, selamat menjadi bagian terdalam masyarakat di saat pandemi,” pungkasnya. (fud/gus).

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Ikuti Rapat Paripurna II DPRD, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Tiga Raperda

10 Oktober 2026 - 21:54

Dekranasda Kota Pasuruan Gelar Rakor, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

8 Oktober 2026 - 09:37

Konsultasi Publik 2 RTRW dan KLHS Kota Pasuruan Perkuat Partisipasi Masyarakat dalam Penataan Ruang

8 Oktober 2026 - 09:21

Pemkot Pasuruan Gelar Uji Publik Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

5 Oktober 2026 - 22:35

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Trending di Berita Pasuruan