Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 22 Feb 2017

STFI Sadra Akan Gelar Diskusi dan Peluncuran Buku Biografi Ibnu Khaldun


					STFI Sadra Akan Gelar Diskusi dan Peluncuran Buku Biografi Ibnu Khaldun Perbesar

Reporter: –

Editor: Titin Sukmawati

_______________________________________________________________________

Jakarta (Kabarpas.com) – Departemen Riset Sekolah Tinggi Filsafat Islam (STFI) Sadra berkolaborasi dengan Ic-thusi, NUS (National University of Singapore) akan menyelenggarakan acara diskusi dan peluncuran buku terbitan Mizan, yang berjudul Ibn Khaldun, Biografi Intelektual dan Pemikiran Sang Pelopor Sosiologi karya Prof. Dr. Syed Farid Alatas (Associate Professor, Department of Sociology, Faculty of Arts & Social Sciences, National University of Singapore).

Sebagaimana siaran pers yang diterima oleh redaksi Kabarpas.com, dalam diskusi tersebut mengangkat tema “Pengetahuan dan Filsafat dalam Masyarakat Muslim”. Sedangkan sebagai salah satu pembicara dalam diskusi ini yaitu Prof. Farid Alatas.

Pada kesempatanan nanti, Prof. Farid akan menganalisa problem umat Islam dengan pendekatan sosiologi ala Ibn Khaldun atau sosiologi Khaldunian, ia juga akan mendiskusikan solusi alaternatif ketergantungan dunia Islam pada teori-teori Barat terutama sosiologi.

Ibn Khaldun adalah satu diantara  ilmuan muslim yang memiliki pengaruh besar terhadap pemikiran Eropa abad ke 20, khususnya pada bidang sosiologi. Dia terkenal dengan sebutan pelopor sosiologi dan historiografi. Meski sebagian menganggap Ibn Khaldun hanya memodifikasi gagasan al-Farabi dan Ikhwan al-Shafa, tapi tak sedikit orang yang mensejajarkan Ibn Khaldun dengan sosiolog Barat, sebut saja  dari Macheavelli hingga Marx.

Selain itu, Prof. Farid Alatas, penulis buku ini akan mengulas metodologi pemikiran Ibn Khaldun seperti metodologi dalam penulisan sejarah dan tujuanya, ilmu masyaratkat atau ilmu organisasi-sosial manusia, faktor-faktor penyebab kehancuran sebuah negara, cara mengetahui sebuah laporan sejarah layak diterima atau tidak.

Dalam buku ini penulis juga memaparkan tentang pendidikan, pengetahuan dan masyarakat versi Ibnu Khaldun. Sebab menurutnya, masyarakat muslim sekarang mengalami penderitaan serius, yaitu penuruan tradisi intelektual. Salah satu efek yang dihasilkan adalah naiknya ektrimisme dan pemahaman yang dangkal terhadap ajaran Islam.Sementara pencarian pengetahuan adalah tugas dari agama.

Sementara untuk pembicara kedua yaitu, Dr. Husain Heriyanto, Direktur ic-thusi (International Conference on Thoughts on Human Sciences in Islam), lembaga yang fokus pada pengembangan ilmu-ilmu sosial kemanusian berbasis Islam akan berbicara dari prespektif Filsafat Islam.

Sedangan pembicara  ketiga, yakni Ammar Fauzi, Ph,D (Deputy Riset STFI Sadra) akan memberikan tanggapan, refleksi dan prespektif global dari kedua pembicara. Acara ini merupakan kegiatan rutin FAP (Forum Antar Pakar) program diskusi Riset STFI Sadra yang secara khusus menghadirkan pembicara nasional dan Internasional dari luar STFI Sadra.

Program ini di dukung secara penuh oleh Departemen Riset STFI Sadra, ic-thusi, NUS(National University of Singapore), MIZAN, FAP: Forum Antar pakar, Jurnal Kanz, Jurnal Tanzil, Sadra International Institute, Sadra Press dan theosophia. Diskusi ini akan berlangsung di  Sekolah Tinggi Filsafat Islam (STFI) Sadra, Jln. Lebak Bulus II, No. 2, Kamis, 23 Februari 2017 pada pukul 09.00-13.130. (***/tin)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras