Pasuruan, Kabarpas.com – Hari Peduli Sampah Nasional bakal diperingati pada 21 Februari 2022 mendatang. Dalam rangka menyukseskan Hari Peduli Sampah Nasional tersebut, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak seluruh masyarakat khususnya ASN se-Kota Pasuruan, TNI, Polri, Komunitas dan Ormas ikut membersihkan lingkungan masing-masing yang dilakukan serentak pada hari Minggu tanggal 20 Februari 2021.
Dalam arahannya, pada acara pembinaan dan pemberdayaan organisasi kemasyarakatan keagamaan di Pendopo Kecamatan Panggung Rejo Kota Pasuruan, Gus Ipul menyampaikan untuk ciptakan Pasuruan resik, Pasuruan rijik dan Pasuruan bersih, sehingga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi hidup bersih pemerintah yang memfasilitasi.
Acara ini merupakan rangkaian dari Hari Jadi Kota Pasuruan ke-336 dengan tema “KOTA PASURUAN RESIK”.
“Untuk menyukseskan Hari Peduli Sampah Nasional, pada hari Minggu tanggal 20 Februari 2021 nanti, saya ingin mengajak masyarakat keluar sebentar dari rumah untuk bersih-bersih di lingkungan dan halamannya masing-masing menuju Pasuruan resik untuk memujudkan harmoni warganya,” ujarnya.
Gus Ipul juga berpesan kegiatan ini akan terus berkelanjutan diawali dengan gerakkan bersih-bersih kantor yang akan dijadikan percontohan terhadap masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungannya.
“Saya ingatkan kembali tingkatkan kebersihan khususnya tempat yang kita tinggali baik di rumah, kantor maupun lingkungan,” pesannya.
Ukuran Kota Pasuruan Resik itu indah kotanya, nyaman, enak dan bersih lingkungannya.
“Mari kita mulai ciptakan Pasuruan Resik bukan hanya masyarakatnya yang berpartisipasi tetapi tugas pemerintah yang memfasilitasi untuk memujudkan pasuruan bersih salah satu contoh yang paling konkrit adalah tempat sampah,” terangnya.
Kemudian Gus Ipul juga menyampaikan ada 2.000 Kepala Keluarga yang belum memiliki jamban atau toilet. Menurutnya itu merupakan sasaran pembangunan yang serius. Untuk itu lewat APBD dan bantuan dari pusat harusnya setiap keluarga mempunyai toilet keluarga dan sanitasi sendiri yang merupakan infrastruktur dasar.
“Saya bersama Mas Adi ingin membawa Kota Pasuruan 3 tahun kedepan menjadi kota Madinah, maju ekonominya, indah kotanya dan harmoni warganya,” ungkapnya.
Menurut Gus Ipul, Pasuruan mempunyai air yang terbaik tetapi belum semua warga Kota Pasuruan terhubung dengan kebutuhan air bersih.
“Infrastruktur dasar warga yang harus terpenuhi salah satunya adalah air yang bersih, kalau airnya bersih tidak akan ada stunting jadi air bersih itu menentukan kualitas hidup seseorang. Semakin bagus air bersih yang diterima semakin sehat,” pungkasnya.

















